Bidik Segmen Mahasiswa

1209
HANG OUT : Pengunjung menikmati menu yang disajikan di The W Cafe (Double U Cafe), Gunungpati. (Istimewa)
HANG OUT : Pengunjung menikmati menu yang disajikan di The W Cafe (Double U Cafe), Gunungpati. (Istimewa)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Bisnis kuliner kian naik daun. Tak melulu mengambil lokasi tengah kota, daerah berkembang pun mulai dibidik. Salah satunya The W Cafe (Double U Cafe). Ragam menu tradisi dengan harga relatif terjangkau menjadi daya tarik.

Pemilik The W Cafe Semarang, Wahyu Nurseka mengatakan, tak hanya kawasan Simpang Lima dan sekitarnya yang menawarkan tempat hang out asyik. Salah satu daerah berkembang dekat kampus Unnes memberikan pilihan untuk nongkrong.

“Kami membidik pasar mahasiswa serta masyarakat Gunungpati dan sekitarnya, bahwa menikmati makan enak, pelayanan bagus dan tempat bersih tidak identik dengan harga mahal,” ujarnya.

Harga yang ditawarkan paling tinggi adalah Rp 20 ribu untuk menikmati kelezatan sup buntut kuah atau goreng. Kuah kaya rempah disajikan hangat berisi potongan buntut empuk. Teknik memasak yang tepat menjadikan buntut tidak alot. Kehangatan dan kegurihan kuah diseruput perlahan-lahan akan mengaduk-aduk rasa lapar. Sebagai pendamping, sambal lombok ijo dan irisan jeruk kian menambah kesegaran rasa dan aroma harum.

Menu lain dibawah harga tersebut sangatlah variatif. Menu andalan lainnya geprek dan ayam penyet lombok ijo. Ayam geprek memang sedang hits di Semarang. Menu boleh sama tapi sambel geprek di sini memiliki ciri khas tersendiri yang berbeda dari tempat lain.

Level pedas bisa dipesan dan diulek langsung begitu dipesan. Daging ayam diolah agar menghasilkan juicy bercampur cabai rawit setan dan bawang. Sajian ayam geprek dipastikan fresh, segar dan pedas.

Kafe yang dibuka mulai 2 April 2018 juga menyajikan menu mie mirip. Menikmati mie dari sebungkus mie instan terdengar biasa. Namun, di sini mie disajikan semirip kemasannya. Ada irisan ayam, timun, tahu, telur, sayuran dan lainnya. “Tak sekedar mie tapi ada kandungan gizi yang lainnya saat disantap. Selain itu juga masih ada beragam pilihan menu lain,” katanya.

“Kami usung tagline good food, good place, good talk. Makanan enak di tempat nyaman akan membuat acara nongkrong semakin menyenangkan,” ujarnya. (dna/ric)