PAMERAN BUKU: Bupati Demak HM Natsir didampingi Sekda dr Singgih Setyono MMR dan kepala Dinas Perpustakaan Tatik Rumiyati meninjau pameran buku, di Alun-Alun kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PAMERAN BUKU: Bupati Demak HM Natsir didampingi Sekda dr Singgih Setyono MMR dan kepala Dinas Perpustakaan Tatik Rumiyati meninjau pameran buku, di Alun-Alun kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Pameran buku murah yang diadakan Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Pemkab Demak di Alun Alun Kota Demak, kemarin resmi dibuka Bupati Demak HM Natsir. Pameran diikuti berbagai penerbit.

Bupati mengungkapkan, pameran buku dinilai penting untuk memotivasi masyarakat untuk rajin membaca buku. “Selain pemerintah, penerbit dan toko buku juga dituntut turut serta melakukan peran yang sama. Mereka perlu mengedukasi masyarakat dan mengambil perhatian masyarakat terhadap buku,” katanya.

Dia mengatakan, jika dilihat, produsen rokok, produk elektronik, consumer goods, dan industri perbankan gencar melakukan promo dan iklan, guna mencuci otak masyarakat agar berminat terhadap produk mereka, maka sudah seharusnya penerbit dan toko buku juga melakukan usaha yang sama. Ini perlu dilakukan untuk mengambil hati masyarakat agar tertarik pada buku. “Terlepas dari pada itu upaya ini punya sisi yang mulia yaitu mencerdaskan anak bangsa,” katanya.

Menurut Bupati Natsir, dalam kehidupan sehari-hari, jarang ditemui aktivitas orang membaca buku di ruang publik, utamanya saat menunggu, atau dalam perjalanan. Bahkan yang berseragam sekolah atau mahasiswa sekalipun jarang kedapatan membaca buku. “Sedikitnya jumlah dan ragam buku berkualitas yang up to date, serta akses buku yang sulit dan mahal, kerap menjadi kendala yang ditemui di daerah,” ujar bupati.

Dia menambahkan, tradisi bertutur lisan dalam menyebarkan dan menggali informasi, ditambah maraknya budaya komunikasi non lisan melalui gadget dinilai semakin membuang kesibukan masyarakat dalam membaca buku. Kepala Dinas Perpustakaan, Tatik Rumiyati menyampaikan, bahwa pameran buku digelar selama 7 hari. “Dalam pameran ini ada 50 stan buku dan stan lainnya,” katanya. (hib/bas)