Pameran Buku Genjot Minat Baca Masyarakat

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Pameran buku murah yang diadakan Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Pemkab Demak di Alun Alun Kota Demak, kemarin resmi dibuka Bupati Demak HM Natsir. Pameran diikuti berbagai penerbit.

Bupati mengungkapkan, pameran buku dinilai penting untuk memotivasi masyarakat untuk rajin membaca buku. “Selain pemerintah, penerbit dan toko buku juga dituntut turut serta melakukan peran yang sama. Mereka perlu mengedukasi masyarakat dan mengambil perhatian masyarakat terhadap buku,” katanya.

Dia mengatakan, jika dilihat, produsen rokok, produk elektronik, consumer goods, dan industri perbankan gencar melakukan promo dan iklan, guna mencuci otak masyarakat agar berminat terhadap produk mereka, maka sudah seharusnya penerbit dan toko buku juga melakukan usaha yang sama. Ini perlu dilakukan untuk mengambil hati masyarakat agar tertarik pada buku. “Terlepas dari pada itu upaya ini punya sisi yang mulia yaitu mencerdaskan anak bangsa,” katanya.

Menurut Bupati Natsir, dalam kehidupan sehari-hari, jarang ditemui aktivitas orang membaca buku di ruang publik, utamanya saat menunggu, atau dalam perjalanan. Bahkan yang berseragam sekolah atau mahasiswa sekalipun jarang kedapatan membaca buku. “Sedikitnya jumlah dan ragam buku berkualitas yang up to date, serta akses buku yang sulit dan mahal, kerap menjadi kendala yang ditemui di daerah,” ujar bupati.

Dia menambahkan, tradisi bertutur lisan dalam menyebarkan dan menggali informasi, ditambah maraknya budaya komunikasi non lisan melalui gadget dinilai semakin membuang kesibukan masyarakat dalam membaca buku. Kepala Dinas Perpustakaan, Tatik Rumiyati menyampaikan, bahwa pameran buku digelar selama 7 hari. “Dalam pameran ini ada 50 stan buku dan stan lainnya,” katanya. (hib/bas)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -