Henry Lakay Sabet Gelar Individu

Di Ajang IBL 2018

812
POTENSI: Henry Cornelis Lakay dalam salah satu penampilannya bersama Satya Wacana Salatiga di ajang IBL 2018. (ISTIMEWA)
POTENSI: Henry Cornelis Lakay dalam salah satu penampilannya bersama Satya Wacana Salatiga di ajang IBL 2018. (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Henry Cornelis Lakay, salah satu punggawa tim Basket Satya Wacana berhasil menyabet gelar The Most Inspiring Young Player dalam ajang Indonesian Basketball League (IBL) 2018.

Pria yang menempati posisi Power Forward ini tercatat sebagai mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UKSW.

Ditemui di sela-sela kesibukannya kuliah, Henry mengaku prestasi tersebut merupakan buah ketekunannya dalam berlatih basket selama ini. Pasalnya, Henry telah menekuni olahraga basket sejak masih duduk dibangku SMP.

Pria dengan tinggi badan 196 cm ini juga telah mencapai prestasi yakni menjadi anggota Timnas Basket U-16 yang mewakili Indonesia dalam ASEAN Games di Filipina. Henry bertutur, ketika itu dirinya masih duduk dibangku kelas 1 SMA.

“Saat kelas 2 SMA saya kembali terpilih menjadi perwakilan atlet basket yang mendapatkan kesempatan untuk belajar di Amerika, tepatnya di National Basketball Association (NBA). Saya mengikuti seleksi dari tingkat provinsi hingga nasional bersaing dengan ratusan atlet lain,” kenangnya.

Untuk kedepan Henry berharap, dirinya dan tim basket Satya Wacana dapat lolos bahkan menjadi juara dalam kompetisi IBL. Oleh karena itu, saat ini Henry dan tim sedang berlatih dengan keras untuk mempersiapkan diri.

Atas pencapaian ini, pimpinan FKIK yang diwakili oleh Yulius Y Ranimpi, mengatakan bahwa FKIK sangat bangga atas prestasi yang diraih Henry. Dituturkan Yulius hal ini tidak berlebihan mengingat Henry mampu mengalahkan jumlah pesaing yang banyak dengan kualitas yang baik.

“Fakultas akan selalu mendorong mahasiswanya untuk berprestasi pada berbagai tingkat dan berbagai bidang, baik akademik maupun non akademik. Sebagai bentuk apresiasi dan perhatian lembaga terhadap mahasiswa berpretasi diberikan beasiswa, khususnya kepada Henry sebagai anggota tim basket Satya Wacana yang masuk dalam ajang bergengsi yakni kompetisi IBL,” terang Yulius. (sas/bas)