Buka MUFFEST 2018, Jokowi: Padukan Tradisional dan Modern dalam Mode

163

Berdasarkan data, Indonesia menduduki posisi 5 dengan pasar konsumsi fashion muslim terbesar ke-5 di dunia setelah Turki, Uni Emirat Arab, Nigeria, dan Saudi Arabia. Sebagai bentuk apresiasi terhadap pelaku modest wear, pegelaran  Muslim Fashion Festival (MUFFEST) Indonesia 2018 pun digelar dari  19 hingga 22 April 2018 di area Main Lobby & Plenary Hall, Jakarta Convention Center (JCC).

Muffest 2018 sendiri telaph resmmi dibuka oleh Presiden Joko Widodo. Pria yang akrab disapa Jokowi ini mengungkapkan di era milenial ini, fashion harus mengikuti perkembangan jaman. Salah satunya memadukan unsur tradisional dan modern. Sehingga ciri khas Indonesiannya dapat tetap dilestarikan dengan gaya yang kekinian.

“Di era modernisasi kita harus melakukan inovasi baru tanpa melanggar nilai-nilai agama dan tradisi kita. Jangan sampai kita lepas dari nilai-nilai keagaman kita, akar-akar kebudayaan dan tradisi yang kita punyai. Peranan industri kreatif termasuk fashion sangat penting untuk mendukung laju perkembangan ini,” ungkap Jokowi dalam pidatonya di JCC, Kamis (19/4)

Sementara itu Ali Charisma, National Chairman Indonesian Fashion Chamber (IFC) selaku premakarsa Muffest menyampaikan negara Indonesia berpotensi  menjadi target pasar muslim internasional. Hal ini ditandai dengan banyaknya desainer Indonesia yang menggelar pameran dan show tunggal ke luar negeri.

Menurut Ali, Muffest 2018 merupakan ajang tahunan yang dapat menjadi barometer mode muslim global. Dengan target sebagai pusat fashion muslim dunia, tentunya Indonesia harus siap menjadi pusat acuan tren dan pusat belanja fashion muslim global.

“Muffest ditujukan sebagai platform untuk mengembangkan industri fashion muslim Indonesia yang sedang giat diarahkan sebagai penggerak ekonomi baru. Melalui Muffest diharapkan seluruh pihak dan stakeholder terkait dapat saling terintegrasi dalam menjalin koordinasi yang sinergis, menciptakan kerjasama yang efektif dan berkelanjutan,” ungkap Ali.

Selain pameran, digelar pula rangkaian fashion show yang menampilkan keragaman karya 100 desainer dan brand fashion muslim di Indonesia, mulai dari gaya konvensional hingga kontemporer yang sesuai Indonesia Trend Forecasting.

Desainer yang terlibat antara lain Barli Asmara, Ivan Gunawan, Restu Anggraini, Ernesto Abram, Khanaan, Kami, Diniira, Fitri Aulia, SAS Design, Saffana, Lisa Fitria, Sad Indah, Sofie, Irna Mutiara, dan Hannie Hananto.

Penyelenggaraan Muffest 2018 atas dukungan instansi pemerintah yang berkomitmen memberdayakan industri fashion muslim di tanah air, yaitu Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF), Kementerian Perindustrian, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), dan Kementerian Perdagangan.


(fid/JPC)