33 C
Semarang
Kamis, 28 Mei 2020

Senggolan Motor, Tewas Dikeroyok

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Tidak sengaja bersenggolan motor karena kondisi jalan yang ramai dan macet, berujung nyawa melayang. Peristiwa itu menimpa Sadi, 53, warga Desa Kaliprau, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, yang tewas setelah dikeroyok sejumlah warga, Senin (16/4) malam.

Bermula dari Riyadi,23, warga Desa Blacanan, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, bersenggolan dengan korban di Jalan Raya Desa Depok, Kecamatan Siwalan, Sabtu (14/4), pukul 17.00 WIB. Karena terjatuh dan kesal, Sadi menampar Riyadi. Selanjutnya atas kejadian itu, Riyadi melapor pada orang tuanya Taryudi, 54.

Tak terima atas  kejadian itu, pelaku Taryudi bersama anaknya Riyadi dan Anto, 20, tetangga rumahnya, mencari korban. Setelah ketiganya bertemu dengan korban di Desa Depok, terjadi adu mulut hingga berujung aksi pemukulan dan pengeroyokan.

Keluarga korban tidak terima atas pengeroyokan itu dan melapor ke Polsek Sragi. Karena korban meninggal dunia setelah dirawat di RSUD Kraton. Keluarga korban juga menuntut agar para pelaku dihukum berat, mengingat korban adalah orang tua.

Atas laporan keluarga korban tersebut, tim dari Polsek dan Sat Reskrim Polres Pekalongan mendatangi rumah para tersangka yang ada di Desa Blacanan, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan. Para tersangka yakni Taryudi bersama anaknya Riyadi dan Anto, akhirnya menyerahkan diri.

“Korban dipukul dan diduga terjatuh, kepalanya membentur aspal. Korban dibawa ke RSUD Kraton, namun Senin malamnya meninggal dunia,” terang Kapolsek Sragi, AKP Sumantri.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pekalongan, AKP Agung Ariyanto, mengatakan bahwa untuk penyebab kematian korban belum bisa dipastikan, sebab masih menunggu hasil otopsi.

Atas perbuatan pengeroyokan tersebut, ketiga tersangka dijerat Pasal 170 KUHP, adengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. (thd/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

Mayat Perempuan, Terjepit Ranting, Wajah Rusak

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Warga sekitar Hutan Lindung Tinjomoyo digegerkan temuan mayat tanpa identitas di tepi Sungai Trangkil Kecamatan Gunungpati, Sabtu (17/3) sekitar pukul 15.30. Belum...

Cuaca Buruk, Nelayan Nekat Melaut

KAJEN - Meski cuaca masih ekstrim, ratusan nelayan di Desa Wonokerto, Sijambe dan Pecakaran, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan nekad pergi melaut. Mereka mengaku tak...

HET Beras Medium Sulit Dikontrol

SEMARANG – Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 57 Tahun 2017 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras, perlu direvisi. Sebab, regulasi itu sulit diimplementasikan,...

Trailer Tabrak Truk Dump dan Colt

UNGARAN – Pengendara perlu waspada dan hati-hati jika melintasi Jalan Soekarno Hatta, Kabupaten Semarang. Di ruas jalan mulai kawasan Lemahabang hingga Bawen dan sebaliknya...

Diterjang Banjir, Tanggul Sungai Torong Jebol

UNGARAN–Tingginya curah hujan yang mengguyur Kabupaten Semarang mengakibatkan tanggul Sungai Torong di Dusun Demakan, Kecamatan Banyubiru jebol hingga 10 meter, Minggu malam (28/5) kemarin....

Kali Nobo Tercemar Limbah

SALATIGA-Sejumlah sungai di perbatasan Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga diduga tercemar. Air di Kali Nobo, Kali Jetis, Kali Patemon, Kali Sanjaya hingga Kali Suruh...