BERPRESTASI: Immanuel Ananda Ista bersama Kepala SMPN 12, Drs Suwarno Agung Nugroho MM. (AFIATI TSALITSATI/TIM EKSIS RADAR SEMARANG)
BERPRESTASI: Immanuel Ananda Ista bersama Kepala SMPN 12, Drs Suwarno Agung Nugroho MM. (AFIATI TSALITSATI/TIM EKSIS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM – BERAWAL dari kecintaannya pada kesenian tradisional, sang ibu kemudian menuntun Immanuel Ananda Ista untuk bersekolah di SMP Negeri 12 Semarang. Sekolah yang mengklaim sebagai sekolah seni ini pun menjadi corong tersalurnya bakat dari Imman, sapaan akrabnya.

“Kebetulan lagi, di sini ada ekstra yang sudah saya geluti sejak kecil, yaitu karawitan. Setelah itu, dikembangkan terus hingga ikut dan lolos seleksi FLS2N (Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional),” ujar siswa kelas VIII itu kepada Tim Eksis Radar Semarang.

Imman mengaku, selama bersekolah di Spedulas ini bakatnya semakin terasah. Di bawah bimbingan Sugeng Yuniadi, guru pembimbing karawitan, ia terus dilatih dengan berbagai teknik yang sebelumnya belum pernah dipelajari.

Kepada Tim Eksis Radar Semarang, Imman sempat menunjukkan kepiawaiannya dalam menari. Meski demikian, ia mengaku cenderung lebih menggemari seni musik tradisional (karawitan) ketimbang menari. “Soalnya itu sudah dari kecil,” ucapnya.

Imman sendiri memiliki pribadi yang riang. Secara lugas, ia menceritakan kisahnya ketika harus mengikuti berbagai kompetisi, hingga mewakili sekolahnya sebaga siswa berprestasi.

“Lebih berat lagi, karena harus atur waktu untuk latihan dan belajar. Karena tes siswa berprestasi kan juga harus menguasai akademiknya,” tutur dia.

Ia mengaku, tidak mudah menjalani keseharian sebagai siswa berprestasi. Selain dituntut harus sempurna dalam berbagai bidang, ia juga harus bisa menjadi contoh kepada teman-temannya di sekolah. Terutama dengan mengajak mereka supaya tidak hanya sekolah saja, namun juga berprestasi.

“Kalau hanya berangkat sekolah, duduk, kerjain tugas. Itu pulangnya nggak bawa apa-apa kecuali ilmu. Tetapi jika dibarengi prestasi, tentunya akan jauh lebih bangga,” tegasnya.

Selain memahami bidang akademik, siswa juga harus menjaga dan membanggakan sekolah serta keluarga. Ia ingin teman-temannya berani berprestasi dan lebih percaya diri dengan bakat yang dimiliki.

“Karena sekolah tentu akan memfasilitasi, jadi siswa akan lebih baik jika selain belajar, juga lebih percaya diri dan berprestasi,”  tandasnya. (tsa/aro)