Yenuarso: Itu Hoax dan Fitnah

1409

RADARSEMARANG.COM – MESKI dituding terlibat dalam dugaan pungli parkir, Camat Mijen HM Yenuarso, menanggapi dengan santai. Ia merasa dirinya clean, dan tidak terlibat.

Kepada koran ini, mantan Lurah Ngesrep, Banyumanik, yang akrab disapa Pak Yen ini sempat mengirim pesan WhatsApp: “Hahaha, (itu) Hoax, memang ada yang memfitnah saya, Om.”

Saat dihubungi lewat ponselnya tadi malam, Yenuarso kembali menegaskan kalau kabar itu hoax dan fitnah. “Itu hoax, fitnah. Itu baru sidak, belum diperiksa,” tegasnya.

Yenuarso menjelaskan, kejuaraan balap trail Supermoto Trial Game Asphalt (TGA) di Sirkuit Mijen pada Sabtu-Minggu (6-7/4) lalu tersebut mengundang perhatian banyak pengunjung. Tak heran, jika banyak warga yang berkeinginan menjadi juru parkir.

“Parkir itu kan seperti ada gula ada semut. Ada event besar pasti orang pada rebutan masalah parkir. Kami kan cuma mengawasi. Dalam arti, jangan sampai tempuk (bentrok) dengan orang luar, sedangkan warga di sini tersingkir. Kalau tidak diantisipasi kan bisa jadi keributan. Nah itulah fungsi ketertiban,” ujarnya.
Menurut Yenuarso, jukir yang ada di lokasi event itu juga atas inisiatif sendiri. Selain itu, mereka juga membuat karcis sendiri.

“Mereka bikin karcis sendiri. Karcisnya juga tidak ada cap Kecamatan Mijen. Inisiatif mereka sendiri. Entuk piro yo aku rak mudeng, dibagi mereka sendiri. Itu juga tidak ada dana yang masuk ke kita,” tegasnya.

Pria yang dikenal religius ini juga menyatakan siap hadir jika nanti mendapat pemanggilan dari Tim Saber Pungli Kota Semarang untuk dimintai keterangan. “Ya kooperatif. Saya siap datang, wong kita clean kok,” ucapnya. (mha)