33 C
Semarang
Minggu, 9 Agustus 2020

Tanggulangi Kemiskinan Manfaatkan Program TJSL

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Pemkot Magelang berencana membentuk forum tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) di Kota Magelang khusus memerangi kemiskinan. Forum ini diharapkan berdampak pada penurunan angka kemiskinan yang masih tersisa 8,75 persen atau sekitar 10 ribu jiwa pada tahun 2017 menjadi 6,44 persen sesuai target tahun 2021.

Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Magelang, Joko Soeparno menjelaskan, di forum ini akan ditampilkan menu-menu TJSL tentang pengentasan kemiskinan. Masing-masing perusahaan memberikan tanggapan untuk memberikan bantuan sesuai menu yang diinginkan. Di antaranya pendidikan yang meliputi beasiswa, penanganan anak putus sekolah, advokasi dan fasilitasi kejar paket A, B maupun C. Kemudian bantuan kursus atau pelatihan.

Selain itu, menu kesehatan yang meliputi bantuan pengobatan, cacat dan berkebutuhan khusus, penyakit kronis, ibu hamil, juga perbaikan gizi serta nutrisi, baik bagi anak usia dini, anak usia sekolah juga lansia. Lalu menu penanganan rumah kumuh. Terakhir bantuan ekonomi.

“Dari menu-menu itu, teman-teman perusahaan bisa melihat yang sesuai dengan kebijakan perusahaannya,” kata Joko, di sela diskusi terfokus bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang dihadiri perwakilan dari berbagai perusahaan, di Hotel Trio, kemarin.

Pihaknya juga menggandeng UNS dalam melakukan penelitan. Yakni, untuk mengetahui efektifitas dana TJSL untuk mendukung program pengentasan kemiskinan. Di sisi lain, pihaknya sedang menunggu hasil data mekanisme pemutakhiran mandiri (MPM) yang sedang diverifikasi oleh pusat. “Kemungkinan Mei atau bulan Juni sudah selesai. Jadi data kemiskinan sudah by name by address,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Magelang, Windarti Agustina mengatakan, kemiskinan merupakan masalah sosial akibat faktor pendidikan, kesehatan dan ekonomi. Menurutnya, mata rantai ini harus diputus dengan berbagai strategi pemecahan masalah dengan berbagai kebijakan.

“Bisa melalui tiga sektor utama, yaitu pendidikan, kesehatan dan pengembangan atau penguatan ekonomi terutama mikro,” beber Windarti. (put/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Datangkan Guru Inspiatif Untuk Genjot Semangat Siswa

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN –  Dinas Pendidikan Kota Pekalongan mendatangkan berbagai tokoh inspiratif ke sekolah-sekolah. Mulai wali kota, pejabat, polisi, hingga wartawan. Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan...

Pola Makan Buruk, Pertumbuhan Tak Optimal

SEMARANG - Pola makan sehat pada anak masih jarang diperhatikan orang tua. Padahal, jika pola makannya salah, pencernaan anak akan terganggu. Praktis, organ tubuh...

Pemkab Gelontor Ormas Rp 1 M

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN–Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Kabupaten Semarang akan digelontor anggaran Rp 1 miliar. Besaran anggaran tahun 2018 tersebut untuk membantu kegiatan-kegiatan ormas yang ada...

Perjuangkan Pembangunan Infrastruktur Daerah

Nusyirwan Soejono, merupakan politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dari daerah pemilihan Jateng VI. Sebagai wakil rakyat, Nusyirwan begitu getol menyuarakan aspirasi masyarakat. Utamanya,...

Seleksi Masuk dari KK

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Kebingungan orang tua yang akan mendaftarkan anaknya masuk SMP bakal berkurang. Pasalnya, pemerintah telah mengeluarkan regulasi baru yang meniadakan stigma sekolah...

Hendi Kembali Jadi Yang Terbaik di Indonesia

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Capaian Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, dibawah kepemimpinan Hendrar Prihadi, mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Bahkan dua tahun berturut-turut (2017-2018), Hendi, sapaan...