Taman Kedondong Terbengkalai

291
TERBENGKALAI : Kondisi Taman Kedondong banyak dikeluhkan warga karena fasilitas yang rusak dan tidak terawatt. (Sigit Andrianto/ Jawa Pos Radar Semarang)
TERBENGKALAI : Kondisi Taman Kedondong banyak dikeluhkan warga karena fasilitas yang rusak dan tidak terawatt. (Sigit Andrianto/ Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Taman Kedondong di Jalan Kedondong Dalam IV Lamper Tengah kondisinya memprihatinkan. Tulisan “Taman Kedondong” di salah satu sudut sudah rusak. Area jogging track juga sudah dipenuhi rumput liar.

Beberapa tanaman juga banyak yang mati. Bahkan sisa kayu dari pemotongan pohon dibiarkan begitu saja di tengah taman.

Sebelumnya, taman ini merupakan lapangan sepak bola, namun tidak produktif. Dulunya, tanah milik pemerintah kota ini banyak ditumbuhi pohon pisang. Tanah ini, oleh warga juga dimanfaatkan sebagai kandang ternak.

”Itu dibangun juga tiba-tiba. Dan sekarang sudah selesai atau belum kami juga nggak tahu. Belum ada serah terima kunci juga,” jelas Sugiyono, Ketua RW 4 Kelurahan Lamper Tengah.

”Agak mending dari sebelumnya, tapi kalau kondisinya seperti ini ya…,” ujarnya tanpa melanjutkan.

Giyono menyebut, beberapa fasilitas memang sudah mulai rusak. Sebab, paska dibangun belum hingga kini memang tidak ada perawatan. ”Lampunya juga belum, padahal sudah ada tiangnya,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Seorang warga yang enggan disebut namanya menyayangkan kondisi taman yang dinilainya sangat menyedihkan ini. Area lapangan yang sebelumnya dapat digunakan untuk sepak bola, kini berkurang karena adanya taman-taman yang tidak terawat.

”Kalau jadi sebenarnya bagus. Tapi ini, kondisinya amburadul,” jelasnya sembari mengatakan taman ini dibangun sekitar bulan November tahun lalu dan selesai sekitar akhir Januari.

Dirinya berharap, jika memang belum selesai agar pemerintah segera menyelesaikan pembangunan taman. Kalaupun memang sudah selesai, ia ingin ada kejelasan mengenai perawatan taman yang dinilai mampu menggerakkan perekonomian jika benar-benar maksimal pembangunannya.

”Sebenarnya keberadaan taman sangat diperlukan warga. Tapi kalau kondisinya seperti ini ya sama saja tidak bisa digunakan. Jogging track-nya pun tidak layak itu,” tandasnya. (sga/zal)

Silakan beri komentar.