33 C
Semarang
Minggu, 5 Juli 2020

Tak Serius Tangani Miras, Dicopot

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Wakapolri Komjen Pol Syafruddin memberi peringatan keras kepada anak buahnya untuk menyelesaikan masalah peredaran minuman keras (miras).  Baik miras oplosan maupun yang tidak, sebelum Ramadan. Jika tidak, jabatannya jadi taruhan, bisa dicopot dan dipindah.

Dia tidak ingin kekhusyukan dan kesucian bulan Ramadan ternoda. Karena menurutnya, segala aktivitas di bulan Ramadan harus diisi dengan kegiatan-kegiatan keagamaan.

Wakapolri pun menegaskan, dirinya tidak akan segan-segan mencopot kapolda maupun kapolres yang dinilai kurang serius dalam memberantas kasus miras oplosan yang marak terjadi pada akhir-akhir ini.

“Kalau ada kapolda, kapolres yang tidak serius dalam menangani kasus miras oplosan ini, maka kami akan ganti,” kata Syafruddin didampingi Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono dan Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga

saat berkunjung ke Pondok Modern Tazaka Bandar Kabupaten Batang, Selasa (17/4).

Hal itu sebagai tanda keseriusan Polri dalam menghentikan peredaran miras. Pihaknya meminta kapolda dan kapolres untuk mengungkap dan menangkap pelaku pembuat, distributor, maupun penjual miras di wilayah kerja masing-masing.

Syafruddin juga mengatakan akan melakukan penindakan kepada siapa pun dan di mana saja bagi para pelaku yang menyebarkan miras. “Siapapun, baik itu pembuat mirasnya, siapa yang menjadi distributornya, dan siapa yang menjadi pelakunya,” tegasnya. (han/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Oknum Suporter Ngamuk, Rusak Rumah Warga

MAGELANG—Ratusan oknum suporter yang diduga berasal dari Sleman, DIY, diduga kuat merusak rumah warga di Kampung Karanggading, Kelurahan Rejowinangun Selatan, Senin (15/5) dini hari....

Telkom Dukung Program Smart City

SEMARANG – Teknologi telekomunikasi berkembang sangat cepat khususnya untuk layanan data. Telkom sebagai BUMN milik pemerintah terus melakukan upgrade layanan. Di antaranya dalam upaya...

Calon Haji Tertua 90 Tahun

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Sebanyak 709 calon haji dari Kabupaten Wonosobo yang masuk dalam kloter 32 dan 33 siap berangkat ke tanah suci Makkah. Mereka...

Mural Nasionalisme Hiasi Lingkungan Warga Genuk

UNGARAN–Wajah Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo dan mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono tampak sumringah di salah satu sudut tembok RT 2/8 Kampung...

Kadinas Pasar Trijoto ’Masuk Kotak’

SEMARANG - Sebanyak 40 jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) dalam perombakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, baru 36 jabatan yang...

Camat Terseret Pungli Parkir

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Camat Mijen HM Yenuarso (MY) diduga terlibat kasus pungutan liar (pungli) retribusi parkir saat berlangsungnya kejuaraan balap trail Supermoto Trial Game Asphalt (TGA) di...