RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Jalan Tol Batang-Semarang dipastikan tidak bisa dioperasikan untuk arus mudik Lebaran tahun ini. Rencananya, tol tersebut hanya dibuka secara fungsional seperti tahun lalu.

Pimpro Jalan Tol Batang-Semarang, R Beny Dwi Septiadi menjelaskan, jalan tol hanya akan dibuka satu jalur dua lajur. Arusnya, mengikuti arus mudik. Sebelum lebaran, jalur yang dibuka dari Batang ke Semarang. Sementara setelah Lebaran, Semarang ke arah Batang.

Saat ini, secara keseluruhan konstruksi tol sepanjang 74,20 km itu kini  mencapai 74 persen dari lima seksi yang dibangun. Yaitu Seksi I Batang -Tulis (3,20 km), Seksi II Tulis – Weleri (36,35 km),  Seksi III Weleri – Kendal (10,75 km), Seksi IV Kendal – Kaliwungu (13,50 km), dan Seksi V Kaliwungu – Semarang (10,40 km). “Konstruksi secara umum totalnya 74 persen. Namun diusahakan fungsional lebaran nanti nyambung dari Batang hingga Semarang,”  terangnya, Senin (16/4).

Dijelaskan, ketika pemudik melintasi Tol Batang-Semarang secara fungsional, mereka diminta untuk meningkatkan kehati-hatian, khususnya di Seksi IV karena masih banyak pengerjaan fisik. “Kami usahakan dulu satu jalur dua lajur untuk pulang balik. Yang masih banyak pekerjaan itu ada di seksi IV. Ada makam, masjid dan beberapa rumah yang sudah dalam proses musyawarah, selain konsinyasi,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Gubernur Jateng, Heru Sudjatmoko meminta PT JSB untuk melengkapi rambu-rambu sementara dan pembatas demi menjamin keselamatan berkendara pemudik.

“Dari pihak proyek, katanya sudah merencanakan untuk (memasang) rambu-rambu sementara dan pembatas. Sehingga pengguna jalan tol yang sifatnya fungsional itu diperingatkan untuk tidak mengendarai terlalu kencang, karena kita tidak ingin ada musibah,” jelasnya.

Sebelum Lebaran nanti, Heru berencana meninjau progres Tol Batang-Semarang untuk memastikannya. “Kami ingin memastikan bahwa pekerjaan dapat diselesaikan sesuai skedul. Nanti pertengahan Mei dan awal Juni kami akan cek lagi,” tegasnya. (amh/ric)