KNPI Kecam Tarian Erotis di Pantai Kartini

158

Ketua DPD KNPI Jepara, M.Syaiful Kalim diterima langsung Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho di ruang kerjanya. Selain DPD KNPI, turut hadir Ketua Pemuda Hindu Totok, Pemuda Muhammadiyah Gardana Puja Kusuma, dan Ketua PMII Muwasaun Niam.

“KNPI bersama organisasi kepemudaan lainnya mengecam keras apapun bentuk pornoaksi di Jepara. Apalagi kegiatan di Pantai Kartini beberapa waktu lalu jelas telah melanggar Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi,” kata Ketua DPD KNPI Jepara, M.Syaiful Kalim.

 Selain itu pihaknya juga menyampaikan kepada pihak kepolisian agar mengusut tuntas semua yang terlibat dalam kejadian tersebut. Baik keterlibatan secara perseorangan maupun secara kelembagaan. Tindakan pelanggaran tersebut harus dipertanggungjawabkan dengan segala konsekuensi hukum yang berlaku.

Menurutnya, pendidikan karakter bagi generasi muda itu penting. Salah satunya adalah menjaga moral dan etika dari segala bentuk kegiatan yang amoral dan ahistoris. Apalagi Jepara dikenal sebagai kota yang religius dan melegenda dengan tokoh-tokoh perempuannya yang santun dan hebat. “Ini kok malah ada kegiatan yang sangat mencoreng nama baik Jepara. Parahnya juga bertepatan dengan Hari Jadi Jepara, peringatan Israk Mikraj umat Islam, dan Hari Kartini,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho mengatakan pihaknya sangat menyesalkan dalam kegiatan yang digelar Jepara Max Owners (Jemo). Kegiatan tersebut menyisipkan aksi pornoaksi. Hal ini telah menyalahi izin yang dikeluarkan. “Sebagai tindak lanjut Polres Jepara telah menangkap pelakunya guna dilanjutkan proses hukum tanpa pandang bulu. Sudah ada dua tersangka,” ujarnya. 

(ks/war/zen/top/JPR)

Silakan beri komentar.