Geram: Jangan Ada Kesan Tebang Pilih

197
BERSINERGI: General Manager Jawa Pos Radar Semarang, Iskandar (berkacamata) dan Ketua DPD Gerakan Masyarakat Anti Madat (Geram) Jawa Tengah, Hafid Sungkar, (dua dari kanan) saling mendukung terkait upaya mencegah penyalahgunaan narkoba di Jawa Tengah. 9ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERSINERGI: General Manager Jawa Pos Radar Semarang, Iskandar (berkacamata) dan Ketua DPD Gerakan Masyarakat Anti Madat (Geram) Jawa Tengah, Hafid Sungkar, (dua dari kanan) saling mendukung terkait upaya mencegah penyalahgunaan narkoba di Jawa Tengah. 9ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Angka penyalahgunaan narkoba di Jawa Tengah tergolong tinggi. Indikasinya, napi yang mendekam di Lapas Kedungpane Semarang, justru didominasi napi penyalahgunaan narkoba. Baik itu pengguna, pengedar, dan bandar narkoba. Untuk itu, upaya pencegahan harus dilakukan maksimal, dengan menggandeng elemen-elemen masyarakat yang peduli pada bahaya narkoba.

Hal itu disampaikan oleh Ketua DPD Geram (Gerakan Masyarakat Anti Madat) Jawa Tengah, Hafid Sungkar, yang bersama pengurus DPD Geram lainnya, kemarin, bersilaturahmi ke redaksi Jawa Pos Radar Semarang di Jalan Veteran 55. Hafid secara tegas meminta pengguna narkoba untuk direhabilitasi. “Mereka hanya korban. Kalau bandar narkoba, silakan saja dihukum mati,” kata Hafid.

Ironisnya, penanganan terhadap korban narkoba, masih tebang pilih. “Kesannya begitu, ada yang direhabilitasi, tapi banyak juga yang dibui. Aparat harus membedakan mana yang korban dan mana yang pengedar serta bandar.”

Sebagai ormas yang bergerak di bidang sosial dan nonprovit, DPD Geram Jawa Tengah kini intens menyosialisasikan bahaya narkoba. “Kami concern pada upaya pencegahan. Pengurus kami masuk ke sekolah-sekolah melakukan sosialisasi bahaya narkoba, sekaligus edukasi pentingnya menjauhi narkoba,” kata Hafid

Pria yang juga menjabat sebagai Humas Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) Jateng ini menyampaikan, seseorang yang menggunakan narkoba, biasanya terpengaruh oleh lingkungan. Karena itu, ia tak menampik di kalangan artis, banyak yang yang terjerat kasus narkoba. “Perlu ada pengawasan yang ketat terhadap peredaran narkoba yang saat ini masuk di semua kalangan.”

Sementara itu, General Manager Jawa Pos Radar Semarang, Iskandar, menuturkan, pihaknya sangat mensupport apa yang dilakukan DPD Geram Jawa Tengah yang punya kepedulian tinggi terhadap upaya pencegahan narkoba. (den/isk)