Desak Kembalikan Fungsi Kebun Benih

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Komisi C DPRD Jateng meminta pengelola Kebun Benih Hortikultura Karangduren, Kabupaten Semarang mengembalikan kebun tersebut sesuai fungsinya. Selama ini, kebun tersebut hanya memproduksi buah untuk dijual ke pasar dan tidak difungsikan untuk pengembangan benih.

“Saya meminta asset ini dikembalikan sesuai fungsinya, sebab pengadaan benih merupakan kebutuhan provinsi. Kalau tidak, ganti saja namanya jadi tempat jual buah-buahan,” kata anggota Komisi C DPRD Jateng Sri Ruwiyati saat kunjungan kerja ke Kebun Benih Hortikultura Karangduren, Senin (16/4).

Dia menganggap pengelolaan kebun tersebut tak berkembang. “Dari dulu masalahnya soal ketersediaan air. Dari masalah itu apakah sudah ada langkah yang dilakukan?” tanyanya. Jika pengembangan sulit dilakukan, dia meminta lahan kebun benih disewakan kepada pihak ketiga. Terlebih lokasinya strategis di pinggir jalan.

Anggota Komisi C DPRD Jateng, Sarwono juga mengungkapkan hal yang sama. “Area kebun tidak layak karena luasnya terbatas. Disamping itu, lokasinya dekat jalan raya sehingga tingkat polusinya tinggi,” ujar legislator PDIP itu.

Dia mengusulkan pengelolaan kebun dipihakketigakan. Hasil sewa bisa digunakan untuk membeli lahan di tempat lain. “Kami sudah berkali-kali berkunjung kesini dan kondisinya masih stagnan dari tahun ke tahun,” paparnya.

Kepala Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura wilayah Semarang, Rini Budiningsih mengakui buah-buahan yang diproduksi langsung dijual ke pasar. “Selama ini, Kebun Benih Hortikultura Karangduren memproduksi salak dan pisang,” ujarnya. Luas tanah lahan tersebut hanya 2,53 hektare dengan luas lahan produktif 2,50 hektare. (ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -