Sehari, Pacu Semangat Guru Menulis

319
ANTUSIAS: Peserta pelatihan penulisan artikel populer di media massa berfoto bersama di halaman SMPN 3 Salatiga, kemarin. (DHINAR SASONGKO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ANTUSIAS: Peserta pelatihan penulisan artikel populer di media massa berfoto bersama di halaman SMPN 3 Salatiga, kemarin. (DHINAR SASONGKO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Seharian kemarin (15/4), sebanyak 85 guru dari Kota Salatiga dan sekitarnya mengikuti pelatihan menulis artikel populer di media massa yang diselenggarakan Jawa Pos Radar Semarang bersama Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Salatiga. Antusiasme tinggi terlihat dari para guru yang mengikuti pelatihan sejak pagi hingga berakhir sore hari. Bahkan ada peserta yang berasal dari Kabupaten Sukoharjo, Kota Semarang, dan Kabupaten Jepara.

Dalam pelatihan yang digelar di SMP Negeri 3 Salatiga itu, materi disampaikan oleh Ketua IGI Kota Salatiga Suyudi MPd, Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Semarang Arif Riyanto, dan Redaktur Pelaksana Jawa Pos Radar Semarang Ida Nor Layla.

Dipandu oleh anggota IGI Kota Salatiga, Nining, Ida menjelaskan tentang strategi menulis artikel populer yang bisa dimuat di media cetak. “Dalam menulis artikel syarat pertama harus yakin, senang dan mau bekerja keras. Yang penting lagi, harus berani mencoba untuk menulis. Sebab, kalau hanya modal teori saja, tanpa mencoba, ya percuma saja,” kata alumnus UIN Walisongo Semarang ini.

Sedangkan Arif Riyanto menjelaskan tema penulisan artikel populer yang bisa diangkat. Di antaranya, dari hasil penelitian, pengalaman mengajar, skripsi, thesis maupun tinjauan ilmiah/ulasan. “Jadi, inovasi atau terobosan guru dalam mengajar di kelas bisa ditulis dalam bentuk artikel populer,” ujarnya.

Ika Damayanti, peserta dari SMP Negeri 8 Kota Salatiga mengaku sangat senang mengikuti pelatihan kemarin. Menurutnya, kegiatan tersebut adalah yang pertama dilaksanakan di Salatiga, dan sangat membantu para guru untuk mengapresiasi karya tulisannya.

Hal senada diungkapkan Sutarman, guru SMA Negeri 3 Sukoharjo yang rela berangkat pagi dari rumahnya, dan menempuh perjalanan sekitar 2 jam.

Ia mengatakan, jika kegiatan tersebut sangat diperlukan para guru untuk meningkatkan kompetensi dalam penulisan artikel ilmiah populer. Selain itu, juga untuk memenuhi angka kredit para guru terkait kenaikan pangkat.

“Saya semakin termotivasi untuk menulis artikel populer. Dari sini, saya akan segera menulis dan mengirimkannya ke redaksi Jawa Pos Radar Semarang,” ujarnya.

Panitia pelatihan dari IGI Kota Salatiga, Yati Kurniawati, menuturkan, persiapan pelaksanaan pelatihan ini relatif singkat. Sharing informasi mengenai kegiatan ini menyebar lewat grup WhatsApp. “Kami sebenarnya hanya menargetkan 50 peserta mengingat waktu sosialisasinya  relatif singkat. Namun di luar dugaan, peserta mencapai 85 orang,”  kata Yati, yang juga Kepala SMP Negeri 10 Salatiga ini.

Ketua IGI Kota Salatiga, Suyudi MPd, memberikan apresiasi kepada semua peserta yang sangat antusias mengikuti pelatihan hingga pukul 15.30. Menurutnya, selama ini sudah banyak pelatihan penulisan artikel populer digelar di kota – kota lain, namun pelatihan yang diselenggarakan Jawa Pos Radar Semarang ini berbeda, dan memiliki nilai plus.

“Antusiasme peserta sangat tinggi. Terbukti, hingga akhir sesi, para guru tidak ada yang beranjak dari tempat duduknya, dan masih terus saja berdiskusi mengenai tema penulisan artikel populer,” ujarnya.

Dengan kondisi seperti ini, Suyudi sangat yakin bisa menggelar pelatihan serupa dalam waktu yang tidak lama lagi. “Mudah-mudahan sebelum puasa, bisa kita gelar pelatihan lagi. Sehingga nanti pemuatan artikelnya bisa saat bulan puasa,” harapnya. (sas/aro)