Desainer Muda Unjuk Gigi

361
DIBERI RUANG : Sejumlah model memperagakan busana rancangan desainer muda dalam event Fashion Exposure di Taman Srigunting, kawasan Kota Lama Semarang, Minggu (15/4). (Nurchamim/jawa pos radar semarang)
DIBERI RUANG : Sejumlah model memperagakan busana rancangan desainer muda dalam event Fashion Exposure di Taman Srigunting, kawasan Kota Lama Semarang, Minggu (15/4). (Nurchamim/jawa pos radar semarang)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sejumlah desainer muda Semarang siap menyemarakkan dunia fashion. Sejauh ini, dunia fashion di Semarang masih didominasi sejumlah nama lama. Kemunculan desainer muda diharapkan mampu melahirkan karya-karya yang semakin inovatif.

Humas Benik Youth Fashion Designer Novita D.P menyebut para desainer muda sebenarnya memiliki potensi. Dengan diberikan ruang, mereka dapat menampilkan karya-karya yang sebenarnya tidak kalah bersaing. ”Kami ingin dunia fashion di Semarang bisa semakin ramai dengan nama-nama baru yang bermunculan,” jelasnya pada gelaran Fashion Exposure di Taman Srigunting, Minggu (15/4).

Pada gelaran ini ditampilkan karya terbaru 14 desainer muda yang tergabung dalam Benik Youth Fashion Designer. Komunitas fashion di Semarang dengan anggota sebanyak 25 orang desainer.

Sebagai desainer baru, Lina Livia menyambut baik gelaran ini. Ia menilai, dengan difasilitasi untuk tampil, para desainer semakin terpacu menciptakan karya-karya yang lebih beragam dengan gaya anak muda, sesuai style komunitas Benik Semarang.

”Saya sendiri belum lama, baru satu tahun. Ini bisa menjadi penyemangat bagi saya dengan mencontoh para pionir. Saya yakin, dunia fashion di Semarang akan semakin berkembang dengan semakin banyaknya desainer baru,” ujar desainer Lina Livia Hijab yang menampilkan fashion bertemakan Romantic Flower ini.

Semakin banyaknya desainer muda yang bermunculan dinilai Farisa Satrio menandai berkembangnya industri kreatif di Semarang. Ia berujar, tidak mungkin sebuah profesi banyak diminati jika memang tidak menjanjikan. ”Tentu ini merupakan hal positif. Sehingga saya berharap sekaligus optimistis bahwa fashion di Semarang dapat semakin berkembang lagi ke depannya,” ucap pemilik Harum Goods ini. (sga/ric)