EVAKUASI : Tim Satlantas Polres Magelang Kota sedang mengevakuasi korban kecelakaan lalu lintas antara pikap dan sepeda motor yang menyebabkan pengendara motor tewas, Senin (16/4) sore di ruas Jalan A Yani. (Satlantas For Jawa Pos Radar Kedu)

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Mencoba menghindari tabrakan adu banteng dengan mobil pikap, sebuah truk boks nopol AB 8503 ZN, Senin (16/4) sekitar pukul 15.40 melindas pengendara sepeda motor nopol AA 4053 WB.  Akibatnya, pengendara sepeda motor Eddy Heriyanto, 48, warga Perum Armada Vilagge Danurejo, Mertoyudan tewas seketika.

Kasatlantas Polres Magelang Kota, AKP Marwanto Senin (16/4) menjelaskan, semula mobil Daihatsu nopol H 1758 JR yang dikemudikan Rizky Setiawan, 25, warga Kota Semarang, berjalan dari arah selatan ke utara dengan kecepatan sekitar 50-60 km/jam. Mendadak, ban kanan meletus sehingga oleng melaju ke arah kanan depan.

Marwanto menuturkan, pada saat itu, truk boks nopol AB 8503 ZN yang dikemudikan Suwasono Nugroho, 37, warga Berbah, Jogjakarta sedang berjalan dari arah berlawanan yaitu utara ke selatan. Sementara sepeda motor Honda nopol AA 4053 WB yang dikemudikan Eddy Haryanto melaju di sebelah kiri truk boks.

“Saat itu mobil pikap ban kanan pecah dan oleng ke kanan. Pengemudi truk boks berusaha mengerem dan menghindar ke kiri. Akibatnya, menabrak sepeda motor sehingga pengendara terseret sejauh 5 meter,” jelas Marwanto.

Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor tewas di tempat kejadian dengan luka kepala berat. “Kami masih melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi. Untuk sementara barang bukti mobil boks, mobil pikap dan sepeda motor masih kami evakuasi. Proses evakuasi korban cukup susah karena tersangkut di bawah truk. Memakan waktu sekitar dua jam,” tutur Marwanto. (had/lis)