ABN NasDem Cetak Kader Berkarakter

685
BELA NEGARA: Gubernur ABN NasDem IGK Manila (kanan) bersama Deputi I Bidang Ahmad Baidowi dan Staf Komunikasi Charles Meikyansah. (ARIF RIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BELA NEGARA: Gubernur ABN NasDem IGK Manila (kanan) bersama Deputi I Bidang Ahmad Baidowi dan Staf Komunikasi Charles Meikyansah. (ARIF RIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Akademi Bela Negara (ABN) yang digagas NasDem mampu mencetak kader partai yang cerdas militan dan terampil serta memiliki loyalitas, kepatuhan dan kerja keras.

Menurut  Gubernur ABN NasDem I Gusti Kompyang (IGK) Manila, ABN didirikan pada 2017 untuk membangun karakter kader partai. ABN NasDem sendiri embrionya dari Sekolah Legislatif yang khusus bagi anggota dewan partai tersebut.

“Jadi, kader Partai NasDem yang sudah lulus dari sini harus cerdas militan dan terampil serta memiliki loyalitas, kepatuhan, dan pekerja keras,” kata IGK Manila kepada Jawa Pos Radar Semarang di kampus ABN NasDem Jalan Pancoran Timur 2D Nomor 26, Jakarta Selatan.

Dikatakan, ABN dibentuk dalam rangka membina kader partai agar memahami konteks kepribadian, kebangsaan, dan kepartaian.

Metode pembelajaran di ABN laiknya program kuliah pada umumnya. Sebanyak 48 SKS yang harus ditempuh selama 4 bulan. Mereka menjalani pendidikan lima hari dalam seminggu dengan waktu efektif 8 jam per hari. Saat ini, ABN NasDem sudah mencetak 1 angkatan untuk kelas reguler 4 bulan, dan 12 angkatan untuk short course. “Kelas short course ini hanya digelar selama sepekan,” katanya.

Setiap angkatan diikuti 500 peserta yang berasal dari 34 provinsi. Selama pelatihan gratis tidak dipungut biaya. “Makan minum gratis, malah kami kasih seragam dan uang saku,” kata Sandra, Kepala Rumah Tangga ABN.

Dikatakan, peserta ABN tak hanya kader pria, tapi wanita. Untuk tempat tinggal selama pelatihan, peserta wanita ini ditempatkan terpisah di hotel.

“Kalau yang pria di asrama sini.  Di sini ada 500 tempat tidur, 40 kamar mandi, 40 toilet, klinik, ambulans 24 jam, 10 ruang kelas dan aula besar. Untuk peserta wanita tinggal di hotel,” paparnya.

Deputi I Bidang ABN NasDem Ahmad Baidowi menjelaskan, ada tiga aspek yang diajarkan di ABN NasDem, yakni keperibadian, kepartaian dan kebangsaan. Rinciannya, 18 mata kuliah untuk kepribadian, 17 mata kuliah untuk kepartaian serta 18 mata kuliah untuk kebangsaan. “Sedangkan untuk short course totalnya ada 58 mata kuliah,” katanya didampingi Staf Komunikasi Partai NasDem Charles Meikyansah, dan beberapa staf ABN NasDem.

Bagian kesiswaan ABN NasDem, Damianus, menambahkan, pihaknya menekankan tiga budaya bagi peserta, yakni budaya disiplin, tertib dan rapi.

“Harapannya, itu akan terbawa jika mereka kelak akan menjadi pengurus partai, wakil rakyat maupun jabatan lainnya,” harapnya.

Selain mengunjungi kampus ABN NasDem, koran ini sempat diajak ke kantor NasDem dan kantor Media Group. (aro)