33 C
Semarang
Kamis, 9 Juli 2020

Sengketa Ekonomi Syariah Diselesaikan Lewat PA

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang mendeteksi tren baru sengketa ekonomi syariah yang berujung ke Pengadilan Agama. Melihat persoalan itu, UM Magelang memandang perlu peningkatan kapasitas menyelesaikan sengketa itu. Hal tersebut diungkapkan Rektor UM Magelang Ir Eko Muh Widodo MT saat membuka seminar nasional “Optimalisasi peran Pengadilan Agama dalam Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah”. Seminar yang diadakan Progam Studi (prodi) Hukum Ekonomi Syariah (HES) berlangsung di Aula Fakultas Kesehatan (Fikes) Kampus 2 UM Magelang, Kamis (12/4).

Ketua Panitia Fahmi Medias SEI MSI mengatakan, seminar diikuti oleh 200 peserta yang terdiri dari pegawai Baitul Maal wat Tamwil (BMT), bank syariah, dan mahasiswa UM Magelang. Materi seminar dibagi menjadi tiga hal. Yakni materi dan praktik penyelesaian sengketa ekonomi syariah, serta pengadilan agama opsi akhir sengketa pembiayaan.

Materi penyelesaian sengketa ekonomi syariah disampaikan oleh H Muhammad Nuroddin Lc MSi yang merupakan hakim PA Magelang. Dalam materinya, Nuroddin membahas mengenai wanprestasi dan Perbuatan Melawan Hukum (PMH). “Perbedaan antara wanprestasi dan PMH yaitu ganti rugi wanprestasi sudah bisa diperkirakan secara logis karena sudah ada dalam perjanjian, sedangkan ganti rugi PMH ditentukan oleh penilaian hakim, selanjutnya perbedaannya yaitu wanprestasi melanggar perjanjian dan PMH melanggar undang-undang dan hak orang lain. Sedangkan persamaannya yaitu keduanya bersama-sama dapat mengajukan tuntutan ganti rugi,” kata Nurroddin.

Drs H M Iskandar Eko Putra MH, hakim PA Magelang menjelaskan mengenai praktik penyelesaian sengketa yang meliputi Al sulh (perdamaian), arbitrase (tahkim) dan Al Qadla (peradilan). Sementara itu pemateri ketiga, Nasitotul Janah SAg MSI menyampaikan materi masalah sengketa ekonomi syariah dari sudut pandang Lembaga Ekonomi Syariah (LES). Menurut Nasitotul pengadilan agama merupakan opsi terakhir yang dapat dipilih apabila terjadi sengketa pembiayaan. (vie/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Viral Video Jenazah Imam Samudera Utuh, Mabes Polri Pastikan Hoax

JawaPos.com - Beredar video mengklaim jenazah Abdul Aziz alias Imam Samudera, terpidana mati dalam bom Bali 2002, masih utuh. Namun hal tersebut dipastikan hoax...

Bertahan meski Siswa Terbatas: SMP Garuda Hanya Punya Dua Murid Baru

HARI pertama masuk sekolah umumnya riuh oleh celotehan siswa baru dan orang tua yang mengantar mereka. Tapi, itu tidak terlihat di SMP Garuda. Senyap....

Teladani Perjuangan Bambang Soegeng

TEMANGGUNG—Bupati Temanggung Bambang Sukarno dan sejumlah pejabat forum komunikasi pimpinan daerah, Jumat (10/11) kemarin, melakukan tabur bunga di makam Mayjen Anumerta Bambang Soegeng. Sebelum tabur...

Penuhi Pelayanan Kesehatan Warga Wedung

DEMAK-Kehadiran Bakti Sosial (Baksos) Pelayanan Kesehatan Gratis dari Bakti Sosial Djarum Foundation dan Kesdam IV/Diponegoro di Desa Buko, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, Rabu (30/8)...

Usul Pembatasan Kredit Kendaraan

SEMARANG - Kronisnya masalah kemacetan di Kota Semarang membutuhkan adanya kebijakan yang mengatur regulasi pembatasan jumlah kendaraan bermotor. Saat ini, jumlah kendaraan baik motor...

Hadapi Pilkada Tak Perlu Tegang

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Masyarakat diminta untuk tidak tegang dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 di Jateng. Bahkan, masyarakat diharapkan untuk bersuka cita...