Maksimalkan Teknologi Informasi

243
PELATIHAN: Wali Kota Yuliyanto secara simbolis memasang tanda pengenal kepada perwakilan peserta pendidikan dan pelatihan di BKDiklatda. (DHINAR SASONGKO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PELATIHAN: Wali Kota Yuliyanto secara simbolis memasang tanda pengenal kepada perwakilan peserta pendidikan dan pelatihan di BKDiklatda. (DHINAR SASONGKO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Sebanyak 86 pranata komputer dan calon pranata komputer di lingkungan Pemkot Salatiga mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat). Diklat yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKDiklatda) Kota Salatiga ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Salatiga Yuliyanto di Aula Kaloka BKDiklatda Salatiga.

Wali Kota Salatiga dalam sambutannya mengatakan bahwa penyelenggaraan pemerintahan sekarang ini tidak dapat lepas dari penggunaan teknologi informasi yang selalu berkembang pesat. “Saat ini di Salatiga hampir semua urusan perkantoran telah berbasis komputer, misalnya urusan kepegawaian ada aplikasi Simpeg, bidang kearsipan ada SKD, analisis media menggunakan Siamed, bidang keuangan menggunakan SipAPBD dan lain-lain. Ini merupakan bukti bahwa pemkot Salatiga telah memanfaatkan teknologi informasi untuk mempermudah dan mempercepat pekerjaan,” urai Wali Kota.

Selain itu, Wali Kota juga berharap agar pranata komputer menjadi pelopor dalam menciptakan sistem informasi pemerintahan yang berkualitas. “Manfaatkan kesempatan diklat ini sebaik-baiknya. Besar harapan saya agar para pranata komputer ini mampu menjadi pionir atau
pelopor dalam menciptakan sistem informasi yang berkualitas,” kata Yuliyanto.

Adapun tenaga pengajar dalam diklat ini berasal dari Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) Kementrian Kominfo RI. Kepala BKDiklatda, Muthoin menjelaskan bahwa diklat tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas aparatur pemerintah dalam merenspons perubahan yang semakin cepat, serta menciptakan sistem informasi pemerintahan yang berkualitas.

“Diklat ini terbagi ke dalam dua angkatan yaitu Angkatan I mulai tanggal 9 sampai dengan 17 April 2018 dan Angkatan II tanggal 19 sampai dengan 27 April 2018, dengan peserta sebenyak 43 orang di tiap angkatan, jadi total peserta adalah 86 orang,” jelas Muthoin. (sas/bas)