Jangan Lupakan Sejarah!

118
SELAMAT ULANG TAHUN : Aksi seniman tradisional saat upacara peringatan Hari Jadi ke-1.112 Kota Magelang, Rabu (11/4). (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
SELAMAT ULANG TAHUN : Aksi seniman tradisional saat upacara peringatan Hari Jadi ke-1.112 Kota Magelang, Rabu (11/4). (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito meminta masyarakat tak melupakan sejarah Kota Magelang. Ia ingin masyarakat menghargai perjuangan para pendahulu kota ini. Hal tersebut ia ungkapkan saat memimpin upacara peringatan Hari Jadi ke-1.112 Kota Magelang, di halaman Kantor Wali Kota Magelang, Rabu (11/4).

“Pada peringatan hari bersejarah ini, mengingatkan kembali pada apa yang telah, sedang dan akan kita lakukan untuk bersama dan berkolaborasi mewujudkan Magelang sebagai kota jasa yang modern dan cerdas, dilandasi masyarakat sejahtera dan religius,” kata Sigit.

Menurut Sigit, Kota Magelang sejak dulu istimewa. Sebab, Kota Magelang berkembang dinamis sesuai fungsinya sebagai pusat perdagangan, pendidikan, kesehatan, pariwisata, sejarah dan budaya yang lengkap dengan persoalan sosial-ekonomi dan lingkungan yang kompleks.

“Karena itu, kita harus berkomitmen mendayagunakan segenap akal, pikiran dan kemampuan dalam menghadapi segala bentuk perubahan zaman, tanpa meninggalkan tuntunan agama dan akar budaya,” jelasnya.

Sementara itu, Selasa (10/4) malam juga digelar pertunjukan wayang kulit semalam suntuk di pelataran Pendopo Mantyasih. Yang unik, pentas ini menggabungkan wayang kulit dengan wayang orang. Dalang Ki Sih Agung Prasetyo membawakan lakon Anoman Duta.

Dari cerita ini, ia ingin menyampaikan pesan bahwa tiap manusia memiliki tugas dan tanggungjawab masing-masing. Salah satunya Anoman yang melaksanakan tugas dengan penuh tanggungjawab sesuai komitmennya. Serta amanah. Hal ini ia kaitkan dengan kondisi saat ini yang mendekati momentum pesta demokrasi. “Ini tahun politik, ya pilihannya yang amanah,” ujarnya. (put/ton)