Angkat Perkebunan Teh Paninggaran Jadi Destinasi Wisata

728
BERI BANTUAN : Bupati Pekalongan Asip Kholbihi memberikan bibit teh dan bantuan peralatan perkebunan teh kepada petani teh di Desa Paninggaran. (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)
BERI BANTUAN : Bupati Pekalongan Asip Kholbihi memberikan bibit teh dan bantuan peralatan perkebunan teh kepada petani teh di Desa Paninggaran. (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Setelah berhasil mengangkat potensi wisata alam Petungkriyono, kini Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mulai mengembangkan potensi wisata di daerah lain. Yakni kebun teh di Kecamatan Paninggaran.

Seperti diketahui, sebelum tersentuh perhatian Pemkab, wilayah Petungkriyono sangat tertinggal. Namun setelah dipoles dan menjadi destinasi wisata, kini perputaran uang di Petungkriyono setiap bulannya mencapai Rp 6 miliar. Keberhasilan tersebut akan diulang di kawasan Paninggaran.

Kecamatan Paninggaran memiliki kawasan perkebunan yang cukup besar dan terkenal dengan teh hitam terbaik di dunia. Terlebih suasana pedesaan dengan udaranya yang dingin membuat kawasan tersebut cocok menjadi destinasi wisata. Lokasinya terletak di jalan Raya Pekalongan Banjarnegara, tempatnya di perbatasan Kabupaten Banjarnegara.

Terlebih adanya perusahaan teh yakni PT Pagilaran di Desa Kaliboja, yang merupakan Perkebunan Inti Rakyat (PIR), yang memproduksi puluhan jenis teh istimewa.

Dalam acara Tea Time bersama jajaran Pemkab Pekalongan, Bupati Asip mengungkapkan bahwa sudah saatnya Kecamatan Paninggaran dijadikan sebagai destinasi wisata alam baru, karena banyak potensi alam yang mempunyai nilai ekonomi tinggi, namun belum tergali dengan baik, yakni perkebunan teh.

Menurutnya, dengan dijadikan destinasi wisata alam baru, maka akan menjadi pendokrak ekonomi lokal yang berdampak pada meningkatnyakesejahteraan warga Kecamatan Paninggran.

Tea Time sini kegiatannya adalah menyerap dan evaluasi program pembangunan, tapi saya melihat ada potensi yang harus dikembangkan, dikelola secara baik, untuk menghapus kemiskinan dan memperkaya masyarakat Paninggaran ini , yakni dengan menjadikan PT Pagilaran Kaliboja Paninggaran ini sebagai destinasi ngeteh,” ungkap bupati, Selasa (10/4).

Bupati menegaskan dengan pengelolaan baik dan maksimal, diharapkan bisa memberikan pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat dan pembangunan bukan hanya di Kecamatan Paninggaran, namun juga Kabupaten Pekalongan secara menyeluruh. Kemudian memberikan dampak bagus bagi investasi.

Menurutnya, dengan adanya dana desa yang berlimpah, desa tidak boleh miskin, semua harus diberdayakan baik sumber daya manusia, sumber daya alam, juga sumber daya sosialnya.

“Kini desa harus kreatif dan inovatif untuk memajukan desanya, maksimalkan potensi SDM, SDA dan dananya harus digunakan untuk kemajuan desa, dengan melihat potensi yang ada di sekitar desa,” tegas Bupati Asip. (thd/zal)