PERESMIAN : Bupati Wonosobo Eko Purnomo melihat foto sejumlah kegiatan yang telah selesai pada 2017. (IST)
PERESMIAN : Bupati Wonosobo Eko Purnomo melihat foto sejumlah kegiatan yang telah selesai pada 2017. (IST)

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Pemerintah Kabupaten Wonosobo merampungkan 2.409 paket kegiatan pembangunan daerah sepanjang 2017 lalu. Tak kurang dari Rp 715 miliar anggaran belanja telah terserap seiring selesainya ribuan kegiatan tersebut.

Secara persentase, menurut Asisten II Setda Wonosobo Sumaedi, serapan anggaran yang telah dialokasikan untuk 2.409 paket kegiatan mencapai 79,32 persen dari total anggaran belanja langsung sebesar Rp 901,499 miliar. Dalam acara peresmian kegiatan pembangunan Kabupaten Wonosobo 2017 yang dihelat di halaman kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Rabu (11/4), Sumaedi juga mengungkap belanja barang dan jasa yang mengalokasikan hampir Rp 402 miliar, terserap 90,26 persen atau Rp 362,8 miliar. “Sementara untuk belanja pegawai yang dianggarkan Rp 43,47 miliar serapannya mencapai 94,83 persen atau senilai Rp 41,2 miliar,” beber Sumaedi.

Realisasi anggaran terkecil terjadi pada sektor belanja modal. Dengan alokasi mencapai Rp 456 miliar, namun penyerapannya baru mencapai 68,2 persen, atau sekitar Rp 311 miliar. “Meski tidak terserap 100 persen, anggaran belanja untuk pembangunan daerah pada tahun 2017 telah selaras dengan 8 target pencapaian prioritas,” terangnya.

Bupati Wonosobo Eko Purnomo menegaskan perlunya dukungan masyarakat dan seluruh stakeholder agar serapan anggaran lebih maksimal lagi di 2018. Sehingga upaya mewujudkan visi pembangunan Wonosobo, yaitu maju, mandiri dan sejahtera untuk semua dapat tercapai lebih cepat.

“Target prioritas pembangunan daerah pada tahun 2018 ini salah satunya adalah pembangunan kembali pasar induk Wonosobo yang telah mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 150 miliar lebih, dan direncanakan selesai dalam 650 hari atau sekitar 2 tahun,” ungkap Bupati. (ali/ton)