Oleh: Joko Tri Haryanto S.Pd, M.Pd
Oleh: Joko Tri Haryanto S.Pd, M.Pd

RADARSEMARANG.COM – SAYA guru Matematika yang sudah 32 tahun mengajar. Setiap mengawali tahun pelajaran, pada awal masuk di dalam kelas, saya kerap bertanya kepada anak didik: siapa yang senang pelajaran Matematika? Apa alasannya? Jawaban atas pertanyaan tersebut, membuat hati saya sebagai guru Matematika terperanjat. Ternyata, sebagian besar anak didik menjawab tidak senang dengan Matematika. Alasannya beragam. Tapi, rata-rata menjawab Matematika cukup sulit, membingungkan, membuat pusing, menakutkan, dan pembelajarannya tidak menarik.

Sebenarnya, belajar Matematika tidak sesulit yang dibayangkan. Siapa saja bisa mempelajari; mulai anak kecil, dewasa, maupun orang tua. Entah itu pelajar maupun yang bukan pelajar. Matematika memang tidak bisa dipelajari tiba-tiba atau sepotong-sepotong. Belajar Matematika harus berulang-ulang dan kontinyu. Mulai hal yang kecil diulang kembali dan akhirnya bisa menjadi besar. Dari hal yang paling mudah, sedang, hingga paling sulut. Dari bentuk yang sangat sederhana, sederhana, ke bentuk yang paling komplek. Sebelum kita mulai mempelajari Matematika, ada baiknya perhatikan beberapa hal mendasar berikut.

Pertama, komitmen yang tinggi untuk senang pada pelajaran Matematika. Artinya, dengan komitmen yang tinggi, maka sesuatu yang susah, bisa menjadi mudah. Sesuatu yang sulit, akan menjadi gampang. Sebab belajar Matematika menuntut konsentrasi tinggi, kesabaran, dan ketelitian hingga pengulangan berkali-kali sampai pemahaman materi bisa didapatkan.

Kedua, buang mindset yang salah. Kadang spontan kita menjawab, Matematika itu sulit. Akibatnya, sebelum mempelajari materinya, banyak orang sudah pasrah dan menyerah. Mindset yang salah tentang Matematika membuat banyak orang susah memahaminya; bahkan banyak yang tidak berminat. Mari, sebelum kita mempelajari Matematika, buanglah jauh-jauh anggapan bahwa matematika itu sangat sulit atau susah dipelajari.

Ketiga, membumikan Matematika dalam kehidupan sehari-hari. Sebagian orang pasti pernah berkata: “Buat apa belajar Matematika? Sudah susah, banyak rumusnya dan sulit. Ujung-ujungnya, tidak digunakan untuk menyelesaikan permasalahan kehidupan sehari-hari.” Buanglah jauh-jauh pemikiran yang tidak benar seperti itu. Memang tidak semua hal dalam Matematika bisa digunakan secara langsung di dalam kehidupan. Tapi mempelajari Matematika, akan membuat kita semakin mudah dalam menyelesaikan banyak permasalahan.

Lantas, bagaimana cara belajar Matematika? Ya, belajar Matematika tidaklah sekaku seperti yang kita lihat dalam pembelajaran di kelas. Guru datang, menerangkan, diberi soal, lantas diberi tugas. Matematika bisa dipelajari oleh siapa saja, kapan saja, dan di mana saja. Anak kecil, dewasa, sampai orang tua, dengan berbagai metode dan pendekatan, bisa sambil bermain, berekreasi, bahkan saat berkumpul dengan keluarga bisa belajar Matematika.

Berikut beberapa metode belajar Matematika yang bisa diterapkan. Pertama, belajar secara mandiri. Materi dasar Matematika bisa dipelajari dengan baik, tanpa harus mengenyam pendidikan di bangku sekolah. Itu semua bisa diawali dalam keluarga. Belilah buku pelajaran Matematika yang menarik. Atau, membaca materi dari e-book yang banyak bermunculan di internet. Atau malah bisa melalui Youtube Belajar secara mandiri akan memudahkan kita untuk mengatur waktu dan memilih materi yang disuka. Ambil yang sekiranya menarik dan kemungkinan besar bisa digunakan dalam kehidupan kita.

Kedua, belajar berkelompok dengan teman sebaya. Belajar secara kelompok akan membuat Anda mengetahui banyak hal. Apa yang tidak terpikirkan sebelumnya, bisa didapatkan setelah belajar dengan teman. Untuk meningkatkan pemahaman Matematika, kita bisa melakukan beberapa hal, pertama, belajar dengan cara yang menyenangkan. Artinya, belajar Matematika tidak selalu harus dengan cara yang “tegang atau sepaneng”. Banyak hal menarik bisa dilakukan secara menyenangkan. Kita bisa mulai mempelajari Matematika yang ada disekeliling kita. Pembelajaran kontekstual akan mempermudah kita dalam memahami pembelajaran Matematika.

Berikutnya adalah memahami setiap istilah dan definisi. Lantas, berusaha memahami rumus Matematika dengan baik. Memahami suatu rumus memang butuh kerja keras. Namun setelah memahaminya, kita akan mampu mengerjakan Matematika jauh lebih baik. Tanpa menghafal rumus pun, kita akan tahu bagaimana cara menyelesaikan soal dengan baik. Selanjutnya, berlatih soal terus-menerus. Dengan sering mengerjakan soal-soal, maka pemahaman kita tentang materi tertentu akan meningkat dengan baik.

Terakhir, jangan pernah merasa puas dan selalu mencari sesuatu yang baru. Belajar, belajar, dan belajarlah sepanjang hidup. Itulah semboyan yang pernah kita dengar. Pun, untuk belajar Matematika, jangan pernah ada kata lelah untuk belajar. Sebab Matematika pada dasarnya selalu tumbuh dan berkembang setiap saat. Banyak tokoh yang menemukan rumus ataupun dalil baru tentang Matematika. Mereka berusaha memecah teori hingga menyelesaikan masalah masalah yang berkaitan dengan peradaban dunia ini. (*/isk)

Guru SMAN 3 Magelang