Yogyo Susaptoyono (Ist)
Yogyo Susaptoyono (Ist)

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Sejumlah kepala desa (kades) di Kabupaten Magelang belum menerima penghasilan tetap (siltap) sampai bulan April ini. Padahal gaji tersebut biasanya diterima tiap bulan dari Pemkab Magelang.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Magelang, Yogyo Susaptoyono mengaku mendapat keluhan keterlambatan gaji ini dari beberapa kades dalam pertemuan sepekan sekali yang diadakan olehnya. Ia mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Pasalnya, kades dan perangkatnya merupakan garda terdepan dalam pelayanan birokrasi ke masyarakat.

“Ini harusnya menjadi perhatian serius di jajaran Pemkab Magelang karena peristiwa ini terus-menerus terjadi setiap tahun. Proses penganggaran yang dilakukan bersama-sama oleh DPRD juga sudah sesuai jadwal dan anggaran untuk tahun anggaran tahun 2018 juga sudah disahkan lewat paripurna tepat waktu. Jadi tidak ada alasan lagi sebenarnya mereka sampai terlambat mengeksekusi anggaran di tahun 2018 ini termasuk siltap para kades dan perangkat desa,” ujar Yogyo panjang lebar.

Yogyo berharap pemerintah daerah segera mencairkan siltap para kades beserta perangkat ini. Sebab kegiatan sosial mereka di masyarakat sangat banyak dan membutuhkan biaya yang diharapkan dari siltap bulanan tersebut.

Lanjut Yogyo, siltap perangkat desa juga tidak besar. Nominalnya sesuai UMK. Apabila anggaran memungkinkan, usul Yogyo, sudah seharusnya penghasilan mereka dinaikkan. “Ini harus menjadi prioritas utama, siltap kades dan perangkat desa harus naik karena dedikasi dan pengabdian mereka sungguh luar biasa. Sumbang sih mereka terhadap masyarakat juga besar sekali,” imbuhnya.

Menurut dia, apabila eksekutif kerja lebih profesional, mengedepankan tata kelola keuangan dengan baik, keterlambatan ini tidak akan terjadi dan sampai berulang-ulang setiap tahun.

“Mari kita benahi kalau sampai ada aturan yang menghambat, DPRD siap untuk diajak berembug mencari solusi terbaik agar masyarakat mendapatkan layanan yang baik,” tandasnya. (lis)