33 C
Semarang
Minggu, 12 Juli 2020

Ritual Ceng Beng Hormati Leluhur

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Puluhan warga Tionghoa yang tergabung dalam Yayasan Tjie Lam Tjay memperingati ritual Ceng Beng dengan mendatangi makam orang tua atau leluhur untuk membersihkan dan bersembahyang Pai di makam, Minggu (8/4). Mereka datang dengan membawa buah-buahan, kue, makanan, bunga, serta kertas doa.

Tradisi peringatan Ceng Beng dilakukan setiap April pada kalender nasional. Umat Tionghoa melakukan sembahyang di makam ini mulai 10 hari sebelum dan 10 hari setelah 4 April. “Biasanya warga Tionghoa datang ke makam orangtua atau leluhur untuk membersihkan dan bersembahyang dengan membawa berbagai macam buah, makanan serta bunga,” kata Ketua Yayasan Tjie Lam Tjay, Wong Aman Gautama.

Aman menambahkan umat keturunan Tionghoa yang ada di Semarang, yang tergabung dalam Yayasan Tjie Lam Tjay menutup sembahyang Ceng Beng di makam atau Bong Bunder di Jalan Taman Mugas Timur, Minggu (10/4).

Bong dalam perawatan dan pemeliharaan Yayasan Tjie Lam Tjay ini, masih terlihat kokoh sesuai bangunan aslinya. Mereka yang dimakamkan di Bong ini terkait dengan sejarah kedatangan warga Tionghoa di Semarang pada zaman Kolonial Belanda,” tambahnya.

Mereka yang dimakamkan di tempat itu bisa jadi leluhur para warga keturunan Tionghoa asli Semarang yang turun temurun sejak penjajahan Belanda. Untuk itulah, bertepatan dengan Ceng Beng, pihak Yayasan menggelar sembahyang di Bong Bunder.

“Disebut Bong Bunder, karena ada dua makam berukuran besar berbentuk bundar. Sejak dipindah dari kawasan Petolongan, Kawasan Pecinan pada abad 18, kondisi lingkungan bong itu kini masih asri, meski dikelilingi bangunan-bangunan baru,” ungkapnya. (hid/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Produksi 200 Juta Sachet per Bulan

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Tepat pukul 08.00 lewat 8 menit  8 detik, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk melakukan uji coba pabrik terbarunya...

Permalukan Pendekar Cisadane

KARAWANG- PSIS sukses mempermalukan tuan rumah Persita Tangerang dalam laga lanjutan babak 16 besar Grup B Liga 2, Jumat (29/9) sore kemarin. Haudi Abdillah...

Relawan Ganjar Siapkan Lek-Lek-an Golek Ganjaran

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Mengantisipasi politik uang dalam Pilgub Jateng 2018, relawan pasangan calon nomor urut satu Ganjar Pranowo-Taj Yasin akan mendirikan posko serentak di setiap desa....

Tubuh Gemuk, Tak Perlu Minder

SEMARANG - Kelebihan berat badan kerap menjadi momok bagi setiap kaum hawa. Tak sedikit yang menjadi kurang percaya diri saat tampil di depan umum....

Gaji Perawat Hanya Rp 700 Ribu

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Masih belum sejahteranya para perawat, menjadi perhatian serius Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jateng. Sebab, sampai saat ini perawat berstatus honorer yang berjumlah...

Mandor TPK Gambilangu Ditemukan Tewas

KENDAL — Seorang mandor kayu Tempat Pelelangan Kayu (TPK)  Gambilangu, Desa Sumberejo Kecamatan Kaliwungu ditemukan tewas tergeletak di antara tumpukan kayu. Belum diketahui penyebab tewasnya mandor...