33 C
Semarang
Senin, 13 Juli 2020

Gunakan Barcode untuk Presensi Kuliah

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Univesitas Khatolik (Unika) Soegijapranata meluncurkan program presensi kuliah dengan menggunakan QR Code atau juga dikenal dengan istilah barcode tiga dimensi untuk memudahkan proses administrasi perkuliahan. QR Code sendiri nantinya akan ditampilkan ketika dosen akan mememberikan materi dan QR Code akan muncul di layar kelas dan mahasiswa dapat melakukan presensi dari masing-masing gadgetnya.

Kepala Programmer Unit Pelaksana Teknis Manajemen Sistem Informasi (UPT MSI) Julius Simandjuntak mengatakan jika setelah kegiatan belajar mengajar selesai, nantinya laporan kehadiran  dapat dilihat oleh mahasiswa, orang tua, dosen atau bagian tata usaha. Selain itu, berita acara perkuliahan (BAP) juga dapat langsung disimpan di komputer server universitas. “Dari program ini semua dokumen yang dibutuhkan dalam perkuliahan dapat diunduh sewaktu-waktu apabila dibutuhkan,”katanya.

Sementara dari segi mahasiswa, nantinya bisa mengaskes atau memantau informasi yang ada melalui dashboard masing-masing di Sintak maupun Unika Menyapa. Dengan sistem ini, perkuliahan dari dosen prodi (program studi) manapun dapat dilakukan di berbagai gedung yang ada di kampus tanpa harus direpotkan dengan berkas-berkas administrasi perkuliahan seperti BAP dan presensi yang biasa diambil dari bagian tata usaha sebelum perkuliahan dimulai.

“Program ini merupakan lanjutan dari sistem sentralisasi ruangan yang dapat memantau ruang-ruang perkuliahan di setiap gedung yang sedang digunakan dan kosong pada waktu-waktu tertentu, sehingga perpindahan kelas menjadi lebih informatif karena menyertakan fungsi pengiriman notifikasi ke setiap email mahasiswa,” jelasnya.

Terpisah Wakil Rektor I Bidang Akademik Unika Soegijapranata Cecilia Titiek Murniati PhD mengatakan, setelah program itu dikenalkan, para  mahasiswa menanggapi dengan antusias penggunaan presensi QR Code ini. “Penggunaan presensi QR Code ini juga bisa dipakai untuk penjaminan mutu, artinya dengan metode ini maka para dosen hanya bisa absen sekali dalam setiap mengajar pada mata kuliah pada masing-masing kelas,” jelasnya. (den/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Wali Kota Hendi Turun Tangan Awasi Pembangunan Kota Lama Semarang

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pasca dicoretnya Kota Tua Sawahlunto dan Kota Tua Jakarta dari daftar sementara Warisan Budaya Dunia UNESCO, Kota Lama Semarang sebagai satu-satunya...

Tak Hujan, Listrik Byarpet

RADARSEMARANG.COM, KUDUS – Tidak ada angin tidak ada hujan, namun listrik byarpet. Warga pun kecewa. Namun, PLN Area Kudus mengklaim sedang perbaikan jaringan. Rizky, salah...

Berharap Jamu Bisa Diresepkan Dokter

SEMARANG – Jamu herbal mulai banyak digunakan masyarakat untuk mengobati penyakit. Sayang, hingga saat ini, jamu herbal belum direkomendasikan di dunia kedokteran. Karena itu...

4 Siswa Absen Ujian Sekolah

TEMANGGUNG—Pelaksanaan ujian sekolah (US) untuk siswa SD/MI pada hari pertama dengan mapel Bahasa Indonesia, kemarin, berjalan lancar. Pantauan koran ini, satu jam sebelum pelaksanan...

Perampok Spesialis Minimarket Dibekuk

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Polres Salatiga berhasil membekuk tiga pelaku aksi perampok minimarket asal Jogja. Ironisnya, dari ketiga pelaku tersebut salah seorang di antaranya perempuan...