Pemain Unggulan Kuasai Delapan Besar

Djarum Foundation Kejurkot Bulutangkis Tidar Cup XIX 2018

547
BERJIBAKU: Pebulutangkis yang turun di kelas tunggal anak berjibaku untuk lolos di 16 besar pada Djarum Foundation Kejurkot Bulutangkis Tidar Cup XIX 2018, hari kedua Sabtu (07/4) kemarin. (AGUS HADIANTO/JAWA POS RADAR KEDU)
BERJIBAKU: Pebulutangkis yang turun di kelas tunggal anak berjibaku untuk lolos di 16 besar pada Djarum Foundation Kejurkot Bulutangkis Tidar Cup XIX 2018, hari kedua Sabtu (07/4) kemarin. (AGUS HADIANTO/JAWA POS RADAR KEDU)

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Pemain-pemain unggulan masih mendominasi ajang Djarum Foundation Kejurkot Bulutangkis Tidar Cup XIX 2018, yang memasuki hari kedua Sabtu (7/4) kemarin di GOR Djarum Magelang

Bahkan beberapa pemain unggulan tampil mulus melaju ke babak 8 besar. Namun ada juga beberapa atlet unggulan yang harus kandas sebelum sampai ke 16 besar. Pebulutangkis unggulan dari Surya Tidar Magelang, Ghifari yang turun di tunggal anak putra harus kandas ditangan Fabian Rizky dari Pancing Sembada Sleman dengan skor cukup jauh 21-16 dan 21-10.

Namun demikian, PB Surya Tidar Magelang masih mengirimkan wakilnya yang lain yaitu Rio Putra yang berhasil mengalahkan Rama Aisa dari Abimanyu Purworejo dengan skor cukup mudah 21-5 dan 21-6. Peluang Ghifari hanya tinggal di kelas Ganda Anak Putra berpasangan dengan Rio yang akan menghadapi Basel/Fadli Indar dari Pancing Sembada Sleman.

Lawan tangguh akan menunggu Rio di babak delapan besar yaitu antara Cristiano Ronaldo Eka dari Pancing Sembada Sleman atau lawan tangguh asal klub yang baru kembali mengikuti kejuaraan PBSI yaitu Andika dari Wiratama.

Sedangkan di kelas Tunggal Usia Dini Putra, pemain unggulan Tatag Prayogo dari Pancing Sembada mampu tampil perkasa melangkah ke delapan besar dengan mengalahkan Mahmur Nur dari Abimanyu Purworejo dengan skor 21-4 dan 21-6.

Atlet unggulan lainnya di kelas Tunggal Pemula Putri diprediksikan akan berjalan cukup ketat yang diisi oleh Barokah dari PB Perkasa, Nathania dari Surya Tidar Magelang, dan Yekti Tita dari Pancing Sembada Sleman.

Ketua Persatuan Bulutangkis Indonesia (PBSI) Kota Magelang, Kukuh Santosa, disela-sela pertandingan, menuturkan bahwa Kejurkot XIX kali ini sesuai prediksi berjalan cukup ketat. Kukuh mengatakan, beberapa unggulan bahkan nyaris harus kandas.

“Sesuai prediksi memang, bahwa kejuaraan akan berlangsung ketat. Ini bagus untuk mengasah kemampuan para atlit bahwa banyak lawan tangguh. Ini yang selalu kami tekankan kepada para atlit agar terus belajar dan bekerja keras,” pungkas Kukuh. (had/bas)