Pancaran Lemah, Kenikmatan Berkurang

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

Tanya dr Andi:

Dok saya sulit mendapat kepuasan, karena pancaran sperma saya kurang keras. Rasanya lembek, begitu juga ereksi saya kurang maksimal. Usia saya relatif muda, 42 tahun. Apakah ini akibat pikiran atau kecapekan? Bagaimana mengatasinya dok. Terimakasih dr Andi.

(U di Smg)

Jawab dr Andi:

Pada usia menjelang 50 tahun, banyak kemunduran yang dialami pria dan wanita dalam hal seksualitas. Pada pria misalnya terjadi penurunan kualitas ereksi, dari lembek sampai benar-benar lemah. Bisa juga terjadi gairah yang berkurang, sehingga rasanya malas bercinta. Sering disangka karena bertambahnya usia. Tapi dalam sebulan bisa dihitung frekuensi berhubungan intim sangat berkurang. Biasanya yang sehat adalah timbul ada gairah setiap minggu 1-2 kali. Bila tidak timbul gairah seksual, perlu dipertanyakan kadar hormon anda.

Sering juga terjadi pancaran yang melemah saat ejakulasi, ini mengurangi kenikmatan. Bisa dibarengi dengan ereksi yang melemah juga. Atau bisa dibarengi dengan cepatnya keluar ejakulasi. Biasanya bisa mengontrol lamanya hubungan intim, tapi dalam hal ini tidak bisa.

Dokter akan memeriksa refleks pada otot di daerah testis dan mr P, serta otot dasar panggul. Ini di-cross check dengan kadar hormonal dari dalam darah. Selain itu, bila ada peningkatan kadar kolesterol dan lemak darah, gula darah, akan memperberat kelemahan pancaran dan kelemahan ereksi.

Untuk meningkatkan kekuatan otot dasar panggul, bisa melakukan latihan kegel yaitu dengan seolah menahan aliran air kemih selama 10–20 detik saja. Setelah itu, otot kembali dirilekskan. Begitu diulang sampai 10-20 kali. Dilakukan pagi dan sore serta saat akan tidur malam hari. Bila perlu, dokter akan melakukan terapi dengan elektrostimulasi pada otot sekitar organ intim. Biasanya dilakukan bertahap selama beberapa kali dalam 3-6 bulan.  (www.dokterAndi.com)

Kepustakaan:

Rosenbaum TY, Owens A. The Role of Pelvic Floor Physical Therapy in the Treatment of Pelvic and Genital PainRelated Sexual Dysfunction. J Sexual Med. Vol 5, Issue3.  2008. 513-23.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -