Berambisi Masuk 10 Besar Asian Games

142
SIAP ORASI ILMIAH : Menpora Imam Nahrowi yang akan orasi ilmiah, berjalan didampingi Ketua IKA Walisongo, Lukman Hakim dan Wakil Rektor II, Prof Imam Taufiq dalam Dies Natalis UIN Walisongo, Semarang, Jumat (6/4). (AFIATI TSALITSATI / JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIAP ORASI ILMIAH : Menpora Imam Nahrowi yang akan orasi ilmiah, berjalan didampingi Ketua IKA Walisongo, Lukman Hakim dan Wakil Rektor II, Prof Imam Taufiq dalam Dies Natalis UIN Walisongo, Semarang, Jumat (6/4). (AFIATI TSALITSATI / JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrowi berambisi perolehan medali kontingen Indonesia naik di peringkat ke 10 dalam ajang Asian Games yang mulai dihelat pada 18 Agustus mendatang.

Kendati begitu, Imam Nahrowi belum menentukan jumlah medali yang harus didapat dalam perhelatan olahraga terbesar di Asia tersebut. Menurutnya, kepastian target perolehan medali baru akan ditetapkan pada bulan Juni.

“Indonesia bisa masuk 10 besar itu bukan angka kecil di tingkat kejuaraan Asia. Paling utama, semua atlet yang masuk kontingen Indonesia harus menempa kekuatan fisik dan mentalnya,” ungkapnya usai menghadiri Dies Natalis UIN Walisongo, Semarang, Jumat (6/4).
Lebih jauh, dengan masuk dalam peringkat ke-10, ke depan bisa menjadi tolak ukur bagi Indonesia untuk menjadi tuan rumah event-event kelas dunia lainnya. Disinggung soal venue dan infrastruktur Asian Games di Jakarta dan Palembang, ia optimistis pengerjaannya akan selesai pada akhir April ini.

Menurutnya, penyelesaian tersebut sesuai dengan permintaan panitia pelaksana atau INASGOC. “Untuk saat ini, segala jenis infrastruktur telah hampir selesai dibangun. Ada beberapa yang belum selesai, tapi akhir April beres semua,” tegasnya.

Imam juga mengharapkan dukungan dan partisipasi masyarakat Indonesia dalam gelaran Asian Games. Hal ini agar para atlet di setiap Cabang Olahraga (Cabor) dapat tampil maksimal.

Misalnya, untuk cabor bulutangkis para atlet harus didukung penuh dari segenap bangsa Indonesia. Selain itu, untuk atlet Pencak Silat juga yang saat ini sudah menjalani try out.

“Kami gerakkan seluruh hati dan pikiran masyarakat untuk berpartisipasi penuh di Asian Games. Sebab ini merupakan hajat besar bangsa Indonesia. Juni mendatang akan diumumkan berapa banyak medali yang jdi target perolehan kita,” tandasnya.

Sementara itu, dalam acara Dies Natalis tersebut, selain Menpora Imam Nahrowi, tampak Rektor UIN Walisongo Semarang Prof Muhibbin, Plt Gubernur Jateng, Heru Sudjatmoko,  dan para alumni UIN Walisongo yang hadir dalam Sidang Senat Terbuka UIN Walisongo. Dalam orasi ilmiahnya, Menpora mengajak mahasiswa UIN Walisongo untuk memanfaatkan pondasi spiritual dan keberkahan dari para dosen dalam berkarya dan bijak memanfaatkan media sosial yang saat ini berkembang pesar.

Sementara itu,  Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof Dr Muhibbin menjelaskan bahwa Dies Natalis UIN Walisongo Semarang ke-48 tahun ini mengusung tema Khidmat Kemanusiaan dan Peradaban. Sebelumnya telah dilaksanakan ziarah ke makam Walisongo. “Setelah puncak acara Dies Natalis ini, digelar Majlis Dzikir dan Maulidurrasul SAW bersama Jamaah Al-Khidmah Kota Semarang pada Sabtu (7/4),” katanya. (tsa/ida)