Colour Stone Lebih Digemari

375
TREN BARU : Batu mulia jenis saphire, rubi dan blue saphire kini diminati kaum Hawa untuk perhiasan. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TREN BARU : Batu mulia jenis saphire, rubi dan blue saphire kini diminati kaum Hawa untuk perhiasan. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Tren perhiasan bagi kaum hawa tahun ini mulai bergeser. Jika sebelumnya masih ngetren batu mulia seperti berlian, kini batu mulia yang memiliki warna atau colour stone pamornya mulai menanjak dan lebih digemari.

Owner Alexandra Deborah Jewellery, Alexandra Vincentia Deborah mengatakan, tren batu mulia kini mengalami pergeseran di tahun 2018. Jika batu mulia beraneka warna dulunya digemari kaum Adam untuk dibuat cincin, kini batu mulia jenis rubi, saphire, blue saphire dan yang lainnya pun digemari kaum hawa. “Tren tahun ini mengalami perubahan, sekarang beralih ke colour stone yang menjadi satu bagian dari perhiasan wanita,” katanya usai pembukaan Semarang Jewellery Expo 2018 di DP Mall Semarang, Jumat (6/4).

Alexandra menjelaskan, walaupun menonjolkan batu mulia berwarna, namun pada bagian perhiasan misalnya cincin juga dilengkapi dengan penataan berlian ukuran kecil sehingga memiliki model yang lebih besar. “Kombinasi batu permata saat ini menjadi tren digunakan pada cincin agar terlihat mencolok,” ucapnya.

Jika selama ini model cincin selalu monoton berbentuk bulat, kini model terbaru desain cincin yang  banyak diburu adalah cincin berdesain terpisah di tengahnya. Sehingga cincin memiliki 2 buah mata. Cincin model ini tetap nyaman digunakan mengingat lengkungnya disesuaikan dengan anatomi tangan. “Untuk mata dari cincin bisa digunakan kombinasi batu permata yang berwarna sehingga terlihat menarik,” paparnya.

Koordinator Semarang Jewellery Expo 2018, Irene Le mengatakan pada pemeran tahun ini ada perbedaan yang signifikan dibandingkan tahun lalu. Yakni dengan menggandeng dua bank yakni Mandiri dan BCA yang memberikan promo cicilan 0 persen, diskon 50 persen + 10 persen dan banyak lagi . “Selain itu juga ada hadiah langsung bagi pembeli berupa emas 24 karat,” jelasnya.

Konsep pameran kali ini, lanjut Irene dibuat berbeda dengan mengambil konsep shop and dine dan menggandeng Anak Panah Resto yang khusus dibawa ke area pameran. Tujuannya memberikan kenyamanan kepada pembeli untuk memilih perhiasan yang diminati. “Produk yang dijual kebanyakan produk impor dengan target kenaikan transaksi mencapai 20 persen dibandingkan tahun lalu,” tambahnya.

Pameran yang digelar 10 hari kedepan ini, dimulai Jumat (6/4) sampai Minggu (15/4) mendatang. Adapun untuk 7 toko perhiasan terkemuka yang bisa dikunjungi selama Semarang Jewellery Expo 2017 diantaranya Diamond House, Honey Gold & Jewellery, Mulia Jewellery, Alexandra Deborah, Monica Jewellery, Alexandrite Gemstone dan Diamond World Jewelry. (den/ric)