33 C
Semarang
Sabtu, 15 Agustus 2020

Tujuh Kelurahan Butuh Perhatian Ekstra

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Sebanyak tujuh dari 23 kelurahan yang ada di Kota Salatiga harus mendapatkan perhatian ekstra. Pasalnya, ketujuh kelurahan itu tingkat kemiskinan paling menonjol. Angka kemiskinan ini bisa meningkat karena masyarakat yang berpendapatan rendah.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Salatiga Muh Haris, Menurutnya, dari data tahun lalu, daerah yang masih perlu perhatian adalah di kelurahan Mangunsari, Dukuh, Sidorejo Lor, Kelurahan Kumpulrejo, Kutowinangun Lor, Kelurahan Noborejo dan Kelurahan Blotongan.“Menurut data dari tahun 2017 saja tingkat kemiskinan Kota Salatiga  sebesar 5,07 persen,” jelas Muh Haris.

Ditandaskan dia, perlu adanya sinergitas bersama dalam menangani kemiskinan yang ada di tujuh wilayah di Kota Salatiga.  Hal ini perlu dilakukan agar masyarakat bisa lebih berdaya aktif dalam  membangun lingkungannya. Menurutnya, sinergitas program penanggulangan kemiskinan antara pemerintah daerah, dunia usaha dan masyarakat di kota ini sangat diperlukan guna menekan angka kemiskinan di Kota Salatiga.

“Menangani  kemiskinan harus dilakukan secara fokus, keroyokan dan berkesinambungan. Terlebih untuk penanganan kemiskinan di tujuh kelurahan  tadi. Kita akan prioritaskan dan entaskan terlebih dahulu. Kita juga akan berupaya untuk menurunkan tingkat kemiskinan kota yang mencapai 5,07 persen menjadi sekitar 4,5 persen,“ paparnya.

Muh Haris yang juga selaku Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kota Salatiga mengatakan bantuan sosial melalui  Corporate Social Responsibility (CSR) juga sangat dibutuhkan untuk memberdayakan masyarakat dengan ekonomi kreatifnya maupun dengan program lain yang membangun masyarakat. “Saya tekankan untuk semua unsur kemitraan bisa berperan aktif,  bisa lebih optimal dalam penanggulangan kemiskinan untuk kota Salatiga ini,” Harapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Kadin Kota Salatiga Arso Adji Sadjiarto. Dirinya menyatakan bahwa tanggung jawab sosial dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi CSR dari dunia usaha sangat berperan. Komitmen bersama harus dilakukan dengan
baik, sehingga program di masyarakat bisa dikembangkan dengan baik pula sebagai salah satu perwujudan tanggung jawab sosial.“Pemberdayaan masyarakat harus bisa dilakukan secara terprogram, terbina, terevaluasi dan berkelanjutan, “ imbuh dia.

Arso juga mengajak para pengusaha dan pelaku usaha untuk bersama-sama memberikan  perhatiannya kedalam lingkungan masyarakat untuk membangun dan menata kehidupan lingkungan sosial di Kota Salatiga. (sas/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tunggakan Capai Rp 8,1 M

SEMARANG – Kesadaran perusahaan di Semarang untuk membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan (TK) masih rendah. Bahkan sampai akhir tahun ini saja khusus di Kantor BPJS...

Perputaran Uang Koin Makin Seret

Tidak seperti uang kertas, peredaran uang koin (logam) di tengah masyarakat semakin seret. Sulitnya mendapatkan uang koin, membuat  sebiji permen, lazim disamakan dengan uang...

Sahid Mandarin Budayakan Tradisi Mulia Ramadan

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Sudah menjadi agenda rutin setiap bulan Ramadan, manajemen dan karyawan Sahid Mandarin Hotel di Jalan Dr Sutomo Pekalongan berbagi dengan sesama....

KAI Segera Tutup Perlintasan Liar

SEMARANG - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menggelar sejumlah persiapan menghadapi arus Lebaran mendatang. Salah satunya dengan inspeksi jalur KA dari Jakarta menuju Semarang,...

NU Batang Bantu Serap 2.200 Pekerja

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Batang, menggelar bursa kerja di lingkungan Pondok Pesantren Darul Ulum. Hal tersebut sebagai upaya mengurangi...

Wali Kota Salatiga Terima Leadership Award 2018

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Wali Kota Salatiga Yuliyanto SE MM menerima penghargaan Leadership Award 2018 dari Jawa Pos Radar Semarang. Penghargaan bagi pemimpin yang inspiratif...