Konsumen Harus Cerdas 

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Pemerintah Kota Pekalongan mengharuskan masyarakatnya menjadi konsumen cerdas, terhadap produk yang dibeli. Konsumen harus kritis dan berani memperjuangkan haknya apabila barang atau jasa yang dibeli tidak sesuai dengan yang dijanjikan.

“Dalam membeli tegakkan hak dan kewajiban Anda selaku konsumen,” tegas Kepala Dindagkop UKM Kota Pekalongan, Zaenul Hakim usai senam sehat dan sosialisasi konsumen cerdas di halaman kantor Setda Kota Pekalongan, Jumat (6/4).

Zaenul juga memberikan 6 kiat menjadi konsumen cerdas. Yakni, teliti sebelum membeli, perhatikan label, manual kartu garansi (MKG), masa kedaluwarsa, pastikan produk sesuai dengan SNI dan standar mutu K3L (kesehatan, keamanan, dan keselamatan juga lingkungan). Juga, membeli sesuai kebutuhan bukan keinginan, dan cermati klausa baku sebelum menandatangani kontrak.

“Sosialisasi ini memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya perlindungan konsumen. Sehingga dapat mewujudkan konsumen yang cerdas, kritis dan memiliki kesadaran bertindak baik untuk dirinya sendiri maupun lingkungannya,” jelasnya.

Senam sehat dan sosialisasi, disebutkan juga dalam rangka memeriahkan hari jadi ke-112 Kota Pekalongan. Sekda Kota Pekalongan Hj Sri Ruminingsih bersama seluruh kepala OPD turut serta berbaur dengan masyarakat ikut senam sehat.

Wali Kota Pekalongan HM Saelany Machfudz menambahkan masalah perlindungan konsumen merupakan salah satu hal penting yang sedang berkembang saat ini. Terutama dengan banyaknya kasus-kasus yang terjadi di masyarakat. Seperti adanya penggunaan bahan berbahaya untuk pangan, peralatan makan dan minum bermelamin yang mengandung formalin. Juga, barang yang sudah kedaluwarsa, masalah SNI palsu dan yang paling hangat adalah parasit cacing pada ikan makarel dalam kaleng.

“Perlu keseriusan dan iktikad yang kuat dari seluruh stake holders dalam melaksanakan amanat perlindungan konsumen sesuai fungsi dan kewenangannya masing-masing,” terang wali kota. (han/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -