Dua Begal Motor Dibekuk 

562
GELAR PERKARA: Kasubag Humas Polres Pekalongan saat melakukan ekspose kasus Begal Kajen, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
GELAR PERKARA: Kasubag Humas Polres Pekalongan saat melakukan ekspose kasus Begal Kajen, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Tim Leopard Polres Pekalongan berhasil menangkap dua pelaku begal yang beraksi di jalan Sindoro tepatnya di belakang masjid Al-Mutharom Kabupaten Pekalongan. Kasat Reskrim Polres Pekalongan AKP Agung Ariyanto, menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi pada hari Jumat (23/3) sekitar pukul 21.45.

Pelaku melakukan pemerasan barang berupa satu unit Spm Honda Vario Warna Putih dengan Nopol G 4768 BK milik korban.”Pada saat korban Muhammad Abdul Bahril (18) sedang bersama dengan Evatri (20) berboncengan melintas di jalan raya belakang masjid Al-Mutharom Desa Nyamok, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, tiba-tiba Abdul di pepet oleh dua orang yang tak dikenal,” terang Agung Ariyanto.

“Setelah itu Abdul di todong oleh salah satu Tersangka menggunakan pisau, kemudian Korban ditarik turun dari motornya, dan Tersangka juga mengambil HP Samsung milik Evatri dan membawa pergi SPM Honda Vario milik Abdul,” lanjutnya.

AKP Agung menambahkan, kedua tersangka yang telah diamankan adalah RB alias Tole dan MDA alias Fikri. Penangkapan pertama, dilakukan pada hari Kamis (29/3). Tim Leopard berhasil mengamankan tersangka Tole, beserta sepeda motor Honda VARIO 125 warna putih, sebagai sarana kejahatan di Lapangan Bebekan Kedungwuni.

Dari hasil keterangan pelaku pertama, selang 1 jam tim berhasil menangkap tersangka kedua Fikri dirumahnya Desa Salakbrojo Kecamatan Kedungwuni.“Dalam melancarkan aksinya Tersangka Tole berperan merampas HP milik saudari Eva, dan merampas sepeda motor milik Abdul Bahril atau korban, dengan menodongkan pisau dapur yang telah dipersiapkan, sedangkan tersangka Fikri mengawasi lokasi,” kata AKP Agung.

AKP Agung juga menjelaskan bahwa dari keterangan dua pelaku ini, tim melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan tersangka MM alias Fatir, dan tersangka AR alias Bodong yang berperan sebagai penadah hasil kejahatan.

“Tim terus bergerak dan berhasil mengamankan, tersangka AG alias Ghoni dirumahnya beserta sepeda motor milik korban. dari keterangan tersangka MF dan tersangka AR sepeda motor milik korban, dijual kepada tersangka AG alias Ghoni sebesar Rp 2.300.000, hasil penjualan di berikan kepada tersangka RB alias Tole dan tersangka MDA alias Fikri sebesar Rp 1,9 juta, dengan demikian tersangka MF dan tersangka AR mendapat keuntungan sebesar Rp 400 ribu,” jelas Kasat Reskrim. (thd/bas)