33 C
Semarang
Minggu, 12 Juli 2020

Cara Aqiqah Sesuai Syari’ah

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Pertanyaan :

Assalamu’alaikum Bapak DR. KH. Ahmad Izzuddin, M. Ag di Radar Semarang yang saya hormati dan dimuliakan oleh  Allah SWT, jika ketika lahir tidak di-aqiqah-i oleh orangtua, katanya ketika dewasa kita boleh meng-aqiqah-kan diri kita sendiri. Jika hal tersebut diperbolehkan, bagaimana cara melaksanakannya? Bolehkan kita mengadakan pengajian pada acara aqiqah, baik yang diselenggarakan di rumah atau pun panti asuhan?  Demikian dari saya, terima kasih atas penjelasan dan jawaban bapak. Wassalamu’alaikum Warahmatullah

Hisyam, di Semarang 085646640xxx

Jawaban :

Wa’alaikumussalam Warahmatullah Bapak Hisyam di Semarang yang saya hormati dan juga dirahmati Allah SWT. Aqiqah artinya menyembelih kambing di hari ketujuh bayi dilahirkan yang disertai pemberian nama dan pencukuran rambut. Syari’at aqiqah yang sudah ditetapkan ketentuannya berdasarkan dalil yang shahih, merupakan penyerta kelahiran bayi sekaligus menjadi petunjuk betapa kelahiran tersebut mengandung banyak makna dan hikmah.

Rasulullah SAW bersabda, “Setiap anak yang lahir tergadai dengan aqiqahnya, sembelihlah (kambing) di hari ke tujuh, berilah nama dan cukurlah rambutnya.” (H.R. Al-Khamsah)

Berdasarkan hadits tersebut di atas, waktu pelaksanaan aqiqah adalah pada hari ketujuh. Taklif (beban) hukum aqiqah ditujukan pada orangtua (bukan pada sang bayi) dan itupun hukumnya tidak sampai pada taraf wajib. Dengan demikian, tidak perlu kiranya meng-aqiqah-kan diri sendiri setelah dewasa bila di waktu kecil orangtua tidak sempat melaksanakannya.

Meski demikian, sebagian ulama membolehkan aqiqah ketika dewasa. Hal ini berdasarkan pada hadits yang diriwayatkan oleh Anas r.a. bahwasannya Nabi Saw. meng-aqiqah-i dirinya sendiri setelah nubuwwah (diangkat sebagai nabi). (H.R. Al-Baihaqi)

Berdasarkan penelusuran para ahli hadits, keterangan tersebut di atas memiliki beberapa kelemahan. Al-Baihaqi sendiri menyatakan bahwa hadits ini munkar. Jika kemudian ada ahli hadits yang men-sahih-kan hadits tersebut, maka ia menjadi syad karena bertentangan dengan hadits lain yang lebih shahih.

Adapun mengenai teknis aqiqah (khususnya berkaitan dengan daging sembelihan), sejauh ini saya belum menemukan hadits yang merinci hal tersebut. Untuk sementara, boleh-boleh saja daging itu dibagikan dalam keadaan mentah atau diolah terlebih dahulu. Hal serupa berlaku pada cara pembagian kambing tersebut, baik dikirim kepada tetangga ataupun mengundang mereka untuk berkumpul dan makan bersama dengan didahului tausiah. Meski demikian, kita harus berhati-hati agar jangan sampai pengajian tersebut dianggap sebagai syari’at aqiqah.

Demikian jawaban yang dapat saya sampaikan semoga ada manfaatnya dan barokah. Amin. Walla hu a’lam bishshowab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Syukuran, Undang Dimas Tedjo Blangkon

MAGELANG –Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang akan menghadirkan penyanyi campursari Dimas Tedjo Blangkon yang tengah naik daun untuk manggung di Pasar Rejowinangun....

Kelurahan Kuningan Jadi Kampung Ramah Anak

SEMARANG - Setelah Kampung Anggrek, Kampung Bandeng dan Kampung Jawi, Semarang kini memiliki Kampung Ramah Anak, tepatnya di Jalan Tambra RT 2 RW 9,...

Kasus Sabu Tertinggi di Semarang

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sedikitnya 782,169 gram barang bukti sabu berhasil diamankan Satuan reserse narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Semarang dalam kurun waktu setahun ini. Sabu menjadi...

Siswa Dihukum Nuntun Motor sejauh 3 Km

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Ratusan siswa SMA/SMK yang tengah menggelar konvoi sepeda motor untuk merayakan kelulusan terjaring razia petugas gabungan di kawasan Simpang Lima, Semarang,...

2 Rumah Warga Terbakar

TEMANGGUNG—Dua kebakaran rumah dalam waktu hampir bersamaan terjadi di Temanggung. Si jago merah melumat bangunan rumah Tarlan, warga Dusun Gabug RT 03/RW 06 Desa...

Ganjar Unggul, Sudirman Optimistis Menang

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Tiga hari menjelang pencoblosan Pilgub Jateng, lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis elektabilitas pasangan calon gubernur dan wakil...