33 C
Semarang
Minggu, 12 Juli 2020

Petani Dukung Kartu Tani

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, GROBOGAN – Para petani dan pengecer pupuk di Kabupaten Grobogan mendukung pelaksanaan kartu tani sebagai perangkat. Karena itu, untuk memastikan subsidi pupuk tepat sasaran.

Ketua Kontak Nelayan Tani Andalan, Suwardi mengatakan bahwa kartu tani adalah program nasional yang pelaksanaannya dilakukan pertama kali di Jawa Tengah. “Tidak mungkin program dibuat untuk menyusahkan, pasti tujuannya baik. Maka kami mendukung sepenuhnya,” katanya, dalam dialog petani dan pengecer pupuk dengan Calon Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Grobogan, Selasa ( 3/4).

Namun Suwardi mengakui banyak keluhan dari petani dan pengecer tentang penggunaannya kartu tani. Ia berharap Ganjar memberi beberapa kemudahan dalam pembelian pupuk bersubsidi. “Kami yakin Pak Ganjar punya solusi terbaik,” tegasnya dalam dialog dihadiri Ketua DPC PDIP Grobogan sekaligus Bupati Grobogan Sri Sumarni dan anggota DPR RI Imam Suroso.

Ganjar menjelaskan, penggunaan kartu tani sudah dipermudah. Jika sebelumnya petani harus memiliki tabungan di bank, sekarang tidak lagi. Petani bisa membeli pupuk secara tunai. Bagi yang belum memiliki kartu tani pun tetap bisa membeli pupuk dengan membawa KTP dan SPPT lahan yang digarap.

Jika ada petani yang belum masuk kelompok tani, ia meminta segera menghubungi penyuluh untuk bisa mengajukan RDKK.

“Kemudahan-kemudahan yang diberikan kepada petani ini, pengecer harus menjelaskan. Mereka ini ujung tombak karena yang bersentuhan langsung dengan petani. Kalau pengecer dropping pabrikan terlambat maka telpon saya,” ujarnya.

Kartu tani, lanjut Ganjar, adalah momentum petani Jateng menuju pertanian modern. Sebab kartu ini memuat data yang penting sebagai basis program baik subsidi maupun asuransi gagal panen. “Ini transformasi, kelak data petani akan jadi proyeksi kapan panen, kapan butuh pupuk, kapan berdagang, kapan harus mengendalikan inflasi dan lain lain,” katanya.

Ganjar menyatakan, dirinya memproteksi pupuk bersubsidi dengan kartu tani agar distribusinya tepat sasaran. Jika subsidi dibiarkan terbuka seperti elpiji 3 kilogram, akan tidak tepat sasaran. Terbukti warga kaya pun bebas membeli gas melon. “Dulu sebelum ada kartu tani, siapapun yang punya duit, meski bukan petani bisa beli pupuk subsidi, maka penyelundupan marak,” katanya.

Soal kurangnya stok pupuk diakui Ganjar karena jatah dari pemerintah pusat kurang. Urea untuk Jateng hanya 92,80 persen dari kebutuhan. Begitu juga dengan SP-36 hanya 48,48 persen, ZA 62,5 persen, NPK Phonska 48,5 persen, dan Organik 24,6 persen. “Saya sudah meminta kementerian pertanian menambah. Per 5 April akan dikirim tambahan jatah pupuk subsidi untuk Jateng, petani tidak akan kesulitan lagi,” ucap politikus PDI Perjuangan ini. (amh/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tunggu Hasil Verifikasi Ulang

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG—Manajemen PSIS Semarang telah memilih Stadion Moch Soebroto Kota Magelang sebagai homebase selama kompetisi Liga 1 tahun 2018. Pemkot Magelang sedang menyusun draft...

Ingin Jadi Auditor BPK

AWALNYA, Rosiana Mujahidah tak menyukai jurusan akuntansi. Namun setelah terinspirasi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, akhirnya Rosiana masuk jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri...

100 Orang Cuci Tangan Bersama

SEMARANG - Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) menyambut Hari Jadi ke 47 dengan menggelar aksi cuci tangan massal di RS Elisabeth, Semarang, Jumat (17/3)....

Ribuan Rumah di Jeruksari Terendam

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Sedikitnya seribu rumah di Desa Jeruksari, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, sudah sepekan terakhir ini terendam air banjir rob setinggi satu meter....

Disidak UPP, Kantor Desa Sepi

KEBUMEN – Tim Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Kabupaten Kebumen, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah desa yang dilaporkan menarik pungutan di luar ketentuan terhadap...