MENYAPA SISWA: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyapa siswa SD usai membuka TMMD tahap I di Kelurahan Sambiroto, Tembalang, Rabu (4/4). (Humas Pemkot for Jawa Pos radar semarang)
MENYAPA SISWA: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyapa siswa SD usai membuka TMMD tahap I di Kelurahan Sambiroto, Tembalang, Rabu (4/4). (Humas Pemkot for Jawa Pos radar semarang)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pembangunan Kota Semarang semakin cepat dan merata apabila dilakukan bersama-sama. Semua elemen ikut sengkuyung untuk kemajuan Kota Lunpia ini.

Menurut Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, bergerak bersama merupakan kunci dalam sebuah pembangunan kota. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan salah satu cermin bergerak bersama. Rabu (4/4) kemarin, Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi, bergerak bersama Kodim 0733/BS Semarang, memperbaiki sejumlah sarana dan prasarana fasilitas umum di Kelurahan Sambiroto, Kecamatan Tembalang. Kegiatan mulai dilaksanakan pada 4 April 2018 hingga 3 Mei 2018 mendatang.

Dalam program TMMD itu, Hendi bersama Kodim 0733/BS Semarang fokus mengerjakan rehab untuk sepuluh rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan Jembatan Tlumpak, pengaspalan jalan, pembangunan saluran Jalan Tlumpak, serta pemasangan instalasi air bersih untuk fasilitas ibadah.

Dalam kesempatan tersebut, Hendi secara khusus menyampaikan apresiasinya kepada Kodim 0733/BS Semarang yang mau berpartisipasi dalam membangun Kota Semarang.

Hendi berharap, pelaksanaan program TMMD tahap I yang meliputi pembangunan infrastruktur dan sosial sangat diharapkan mampu memberikan dampak pada peningkatan hidup masyarakat.

“Antara lain adalah peningkatan roda perekonomian serta peningkatan kesehatan lingkungan dengan terciptanya gerakan masyarakat hidup sehat,” tambahnya.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmennya untuk terus mengejar pemerataan pembangunan agar seluruh wilayah dapat semakin maju dan mandiri. Salah satunya fokus untuk menyediakan fasilitas publik yang semakin baik, serta jalan dan jembatan yang semakin memadai. Dengan pembanguna jalan dan jembatan tersebut, Hendi berkeyakinan hal itu semakin membuka aksesibilitas suatu daerah, agar lebih mudah berkembang.

“Semuanya kami upayakan, kita gelontorkan APBD dalam rangka percepatan pembangunan agar seluruh wilayah di Kota Semarang dapat nyaman dihuni oleh warganya. Jalan tidak ada yang rusak, wilayahnya bebas banjir, dan lain sebagainya,” tegas Hendi.

Namun di sisi lain, dirinya mengakui, apa yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang tidak dapat maksimal jika elemen yang lainnya tidak ikut berpartisipasi. “Maka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa ini adalah salah satu representasi dari konsep pembangunan bergerak bersama yang sedang dilakukan,” katanya.

Pembukaan kegiatan TMMD kemarin ditandai dengan penyerahan alat kerja dan penabuhan kentongan oleh wali kota  didampingi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dilanjutkan penandatanganan naskah penyerahan program TMMD oleh Wali Kota Semarang dan Dandim 0733/BS Semarang, Letkol Inf M Taufiq Zega. (zal/aro)