33 C
Semarang
Jumat, 10 Juli 2020

Mengkaji Bisnis Kuliner

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM – Saat ini, bisnis kulineran telah merebak di berbagai penjuru kota. Tidak hanya di kota-kota besar, tetapi juga sampai ke kota-kota kecil. Perkembangannya cukup pesat sekali, karena hampir setiap tahun muncul usaha kulineran baru. Pada kuartal ke II tahun 2017, tingkat pertumbuhan bisnis kuliner telah mencapai 7,19%. (Aryant, Bisnis.Com)

Pada umumnya, aneka makanan dan minuman yang menjadi menu andalan dalam bisnis kulineran bersifat tradisional. Yang berbeda antara kota satu dengan kota lainnya, dan telah menjadi core business nya. Misalnya Semarang dengan usaha Tahu Gimbal, Bandeng Presto, Mie Kopyok, Lunpia, Soto Semarang. Surakarta dengan ayam bakar, Timlo, Serabi, Yogyakarta dengan gudeg, soto sulung, bakpia, dll.  Namun, ada juga  yang mengusahakan makanan dan minuman yang telah menjadi favorit bagi sebagian besar masyarakat umum, seperti bakso, mie, sate, tengkleng, nasi goreng, dll.

Kreativitas Usaha

Beberapa tahun belakangan ini, kemajuan bisnis kulineran ditandai dengan munculnya kreatifitas usaha yang mengikuti selera konsumen. Hal itu bisa dilihat dari ragamnya varian produk kuliner yang dijajakan pengusaha kuliner. Misalnya untuk bakso saja, ada bakso bola tenis, bakso krikil, bakso balungan, bakso babat, hingga bakso dengan kupat atau lontong.  Kemudian, wingko yang semula hanya rasa kelapa, sekarang ditawarkan dengan rasa durian, nangka, strawberry.  Juga ada gudeg ayam, telur, ceker, dan koyor, dan masih banyak lagi varian produk kuliner lainnya.

Dari segi pelayanan, semakin banyak yang menjajakan produk makanan dan minuman dengan sistim delivery, yaitu pesan dan antar.  Bahkan, ada beberapa yang menggunakan sistim online.

Untuk kenyamanan konsumen, semakin banyak pengusaha kuliner dalam menjalankan bisnisnya menampilkan tata ruang menarik. Mulai dari dekorasi dengan aneka pernak-pernik sampai kolam ikan serta taman nan indah. Sehingga membuat konsumen merasa betah.

Yang tidak kalah menariknya adalah semakin banyaknya pengusaha kuliner yang melengkapi usahanya dengan hiburan. Seperti tayangan televisi dengan acara menarik, yang kita sebut dengan nonton bareng sambil menikmati hidangan yang dibeli. Ada juga yang mengontrak pengamen, kemudian memainkan alunan musik kondang sehingga konsumen merasa betah untuk duduk begitu lama mendengarkan lagu sambil menikmati hidangan yang dipesan. Dan masih banyak lagi jenis hiburan menarik yang dipergunakan pengusaha kuliner untuk menarik konsumen.

Manfaat Bagi Lingkungan

Eksistensi bisnis kulineran amat berarti. Selain sebagai sumber pendapatan masyarakat juga menjadi sumber pendapatan asli daerah, seperti retribusi usaha maupun parkir.  Dari segi sosial, usaha kulineran ikut membantu Program Pemerintah Daerah dalam mengatasi pengangguran.  Artinya, munculnya usaha kulineran tanpa disadari akan mempekerjakan tenaga kerja yang tersedia di sekitarnya. Entah sebagai juru masak, kasir, pelayan, maupun bagian pengadaan bahan-bahan. Apabila, jumlah usaha kulineran bertambah, maka jumlah angkatan kerja yang terserap di usaha kulineran juga meningkat. Sehingga, jumlah angka pengangguran berkurang.

Yang tidak kalah pentingnya adalah bahwa bisnis kulineran juga ikut menggerakkan ekonomi rakyat di sekitarnya. Sebagai misal, suatu usaha makanan yang memerlukan bahan-bahan akan disuplai oleh pedagang. Selanjutnya bahan-bahan yang di pedagang itu sendiri juga disuplai oleh petani. Jadi ada mata rantai yang tidak terpisahkan antara pengusaha kuliner, pedagang dan petani. Kemudian, adanya jasa usaha pendukung seperti jasa transportasi, penyediaan gas untuk kompor, perlengkapan kertas, plastik, dsbnya maupun jasa perbaikan.   Kesemuanya itu akan menimbulkan terciptanya aktivitas ekonomi di kalangan masyarakat. Dan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, terutama masyarakat kalangan menengah ke bawah.

Penataan Bisnis Kuliner

Meskipun bisnis kuliner telah berkembang pesat dengan segala kreatifitas dan manfaatnya terhadap lingkungan, namun masih cukup banyak ditemui usaha kuliner yang kondisi lingkungannya kurang baik, kotor, kumuh sehingga kurang menarik. Terutama yang ada di pinggir jalan atau di halaman. Sehingga, diperlukan penataan terhadap aneka bisnis kuliner yang dianggap  masih belum rapi.

Penataan bisnis kuliner, antara lain melalui pembentukkan cluster. Selain sangat memudahkan konsumen dalam memilih kuliner yang akan dituju, model cluster juga dapat menyatukan pengusaha kuliner sejenis dalam mengelola bisnisnya.

Misalnya, melalui paguyuban, yang dapat dipastikan kondisi usaha dari masing-masing anggota akan tetap terjaga baik. Karena ada jaminan kebersihan, keteraturan tempat usaha, ketersediaan bahan maupun sarana yang dibutuhkan.

Hal lain adalah setiap pengusaha kuliner akan mudah mengakses informasi penting seperti bahan baku, persaingan usaha, kredit bank, dsbnya. Yang kesemuanya itu sangat berguna dalam upaya perbaikan, pengembangan usaha, efisiensi maupun kemajuan bisnis kuliner. Sehingga, akan memberi keuntungan yang tidak sedikit bagi pengusaha kuliner. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Dandim Ajak Masyarakat Perangi Komunis

PEMALANG–Kodim 0711 Pemalang baru saja menyelenggarakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos)  bersama komponen masyarakat se wilayah Kabupaten Pemalang. Kegiatan komsos yang dilaksanakan di Aula Makodim...

Gunakan Cantrang, Tak Peduli Batas Waktu

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Nelayan dengan kapal di bawah 10 gross tonnage (GT) berncana melawan aturan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Mereka tetap akan...

Prasasti Rukam, Misteri Desa yang Terkubur

TEMANGGUNG—Ratusan foto yang memotret benda dan situs bersejarah di berbagai kecamatan di Kabupaten Temanggung dipamerkan selama enam hari. Tepatnya, mulai 2-7 Oktober 2017 di...

Diikuti 185 Atlet Bulutangkis Purworejo

RADARSEMARANG.COM, PURWOREJO - Penyelenggaraan Djarum Foundation Kejurkab Bulutangkis Bupati Cup Purworejo 2017 yang bergulir mulai Selasa (26/12), diikuti 185 atlet lokal Kabupaten Purworejo. Kejuaraan...

Saya Ingin Imlek Lebih Membumi

“Kalau saya, Tionghoa Indonesia, bukan Tionghoa di China, bukan Tionghoa di Singapura.” RADARSEMARANG.COM - Dalam sejumlah peristiwa—utamanya politik—isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) kerap...

Komitmen Perangi Narkoba, Hendi Beri Penghargaan BNN

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi memberi penghargaan kepada 38 personel penegak hukum dari Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dan Jateng. Penganugerahan...