KOSTUM MEWAH : Salah satu peserta Semarang Night Carnival yang mengenakan kostum mewah, siap tampil dalam gelaran SNC, rangkaian kemeriahan HUT Kota Semarang. (Ist)
KOSTUM MEWAH : Salah satu peserta Semarang Night Carnival yang mengenakan kostum mewah, siap tampil dalam gelaran SNC, rangkaian kemeriahan HUT Kota Semarang. (Ist)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Beberapa tahun terakhir, jumlah wisatawan Kota Semarang mengalami peningkatan yang signifikan. Tercatat pada tahun 2017, jumlah kunjungan wisata ke Kota Semarang dalam satu tahun mencapai angka 5,65 juta wisatawan. Terdiri dari dalam 5,5 juta wisatawan lokal/nusantara, serta 156 ribu wisatawan mancanegara.

Angka tersebut meningkat tiga kali lipat jika dibandingkan capaian jumlah kunjungan pada tahun 2011 yang hanya berkisar pada 2,09 juta wisatawan saja. Terdiri dari 2,07 wisatawan lokal dan 27 ribu wisatawan mancanegara. Dengan melonjaknya jumlah kunjungan tersebut, banyak investor yang tertarik membuka bisnis di Kota Semarang.

Terkait hal tersebut, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, menegaskan jika meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Semarang saat ini dalam tren berbanding lurus dengan lonjakan nilai investasi di Kota Lumpia ini.

“Pada tahun 2017 saja misalnya, ada lebih dari Rp 20,5 triliun investasi yang masuk ke Kota Semarang, ini lonjakan yang sangat tinggi bila dibandingkan tahun 2011 hanya sekitar Rp 900 miliar,” jelas wali kota yang akrab disapa Hendi, itu.

Pihaknya akan terus fokus untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, salah satunya dengan memanfaatkan momentum HUT Kota Semarang ke-471 pada tanggal 2 Mei mendatang.

“Untuk itu rangkaian kegiatan HUT Kota Semarang dari bulan Maret sampai Mei ini tidak akan hanya berisi kegiatan seremonial saja, tetapi lebih fokus kepada agenda-agenda wisata yang dapat menarik orang untuk datang ke Kota Semarang,” tegasnya.

Agenda-agenda wisata yang menjadi rangkaian perayaan HUT Kota Semarang ke-47 yang dimaksud oleh Hendi tersebut antara lain seperti Semarang Great Sale, Semarang Night Carnival, Festival Banjir Kanal Barat, Famtrip Blogger, Foodtruck Festival, hingga Loenpia Jazz.

“Dan tahun ini target pasar kita bukan hanya wisatawan lokal, tetapi juga wisatawan mancanegara, Untuk itu kita buat skalanya internasional, contohnya untuk Semarang Night Carnival tahun ini akan diikuti oleh peserta dari 5 negara asing dan dihadiri oleh duta besar dari 10 negara,” ungkap Hendi.

Lima negara asing yang dimaksud tersebut antara lain perwakilan dari Korea Selatan, India, Srilangka, Rusia, dan Thailand. Sedangka 10 Duta Besar yang dijadwalkan hadir adalah berasal dari Mesir, Saudi Arabia, Turki, Yunani, Malaysia, Brunei, Vietnam, Bosnia, Uzbekista, dan Uni Emirat Arab.

“Selain itu untuk kegiatan-kegiatan yang lainnya juga sama kita naikkan skalanya, semisal event musik seperti Loenpia Jazz yang diusahakan untuk menampilkan musisi dari luar negeri,” tambahnya. (amu/zal)