Yunita Dian Maharyanti (AFIATI TSALITSATI / JAWA POS RADAR SEMARANG)
Yunita Dian Maharyanti (AFIATI TSALITSATI / JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM – DUNIA public relation (PR) atau kehumasan sudah melekat erat dalam kehidupan Yunita Dian Maharyanti. Ia mengaku, meski terlihat asyik, ada banyak tantangan dan keseruan yang dihadapinya.

“Tugas utama PR kan harus menjembatani antara kepentingan lembaga dengan stakeholder. Termasuk dengan media atau wartawan. Gimana caranya kita bisa menyampaikan informasi yang berpengaruh baik bagi citra lembaga naungan kita,” ujar PR Hotel Santika Premiere Semarang ini.

Denok –sapaan akrab Yunita Dian, mengaku, sebelum menjadi PR hotel, ia terlebih dahulu bekerja sebagai staf di salah satu maskapai penerbangan. Di situ, menjadi pengalaman pertamanya bekerja usai lulus dari perguruan tinggi di Semarang.

“Pas ada event yang menggandeng salah satu radio di Semarang, saya sempat ditawari menjadi penyiar. Nah nama Denok itu dipakai saat saya siaran. Sejak saat itu saya lebih sering dipanggil dengan nama tersebut,” jelas wanita asli Tegal ini.

Berbekal ilmu yang dipelajari di dunia broadcasting itulah, ia bawa sebagai modalnya untuk menjadi seorang public relation di salah satu hotel di Semarang sejak 2015. “Sejak itu, saya pindah-pindah, sampai akhirnya di Hotel Santika Pekalongan, dan per Desember tahun lalu, saya ditempatkan di Hotel Santika Premiere Semarang,” ujar perempuan yang hobi jalan-jalan ini.

Menurut dia, bekerja di perhotelan meski terlihat simpel, namun banyak yang harus dihadapi. Mulai dari menerima tamu, menerima komplain, hingga melakukan branding pada hotel yang dinaunginya. Hal ini, membuat Denok, harus terus memutar otak untuk mendapatkan ide-ide yang fresh serta berguna untuk meningkatkan citra lembaganya. (tsa/aro)