Bongkar Kios, Siap Pindahan ke MAJT

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANGPedagang Pasar Yaik Baru mulai membongkar kiosnya sebelum jaringan listrik pasar diputus oleh Pemkot Semarang. Mereka membongkar kios untuk selanjutnya dipindah ke tempat relokasi Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT).

Wakil Ketua Paguyuban Pedagang dan Jasa (PPJ) Unit Yaik Baru, Slamet Santoso, mengatakan, pihak pemkot telah menyatakan bahwa pada 12 April akan diputus jaringan listriknya, dan pedagang harus sudah boyongan ke MAJT. Selain itu, pedagang juga sudah melakukan kesepakatan dengan Dinas Perdagangan Kota Semarang, yakni, sebelum listrik diputus, para pedagang akan membongkar kiosnya sendiri.

“Memang kami masih ada waktu untuk pindah ke tempat MAJT. Tapi, pada hari ini (kemarin) sudah banyak pedagang yang membongkar kiosnya sebelum dilakukan pemutusan listrik,” katanya.

Dikatakan, jumlah pedagang di Yaik Baru mencapai 650 orang. Mereka siap pindah ke MAJT. Sayangnya, hingga kini tempat relokasi MAJT masih belum siap. Jalan akses ke pasar masih becek dan berlum berpaving. Selain itu, jaringan listrik belum terpasang. “Kalau kami menyimpan barang di kios di MAJT masih ragu keamanannya, karena kondisinya masih gelap. Makanya, dagangan saya bawa pulang,” ujarnya.

Di MAJT, lanjut Slamet, para pedagang akan mendapatkan kios ukuran 3×2 meter persegi. Untuk pedagang yang mempunyai dua atau tiga kios, akan mendapatkan sesuai ukuran di tempat relokasi itu.  Pihaknya berharap, ada subterminal angkutan atau bus BRT yang melewati jalur tersebut. Sehingga Pasar Johar MAJT akan ramai pengunjung.

Sigit Andrianto/ Jawa Pos Radar Semarang
Sigit Andrianto/ Jawa Pos Radar Semarang

 

Sementara itu, pedagang Pasar Yaik Baru kemarin mulai membangun kios dan lapak di tempat relokasi MAJT. Sebab, 12 April mendatang, mereka sudah diharuskan menempati pasar tersebut. Sayangnya, akses tempat relokasi pedagang Pasar Yaik Baru ini belum sepenuhnya jadi.

Kurniawan Harefa, pedagang makanan mengaku harus cepat-cepat membangun lapak di kawasan penampungan. Jika tidak, ia tidak tahu kemana akan mencari nafkah setelah Pasar Yaik Baru ditutup. ”Ini kami dengan pedagang lainnya memang sepakat untuk membangun sendiri. Untuk lapak  ukuran 4×3  meter persegi kami habis sekitar Rp 3 juta,” katanya.

Diakui, akses jalan di pasar relokasi itu belum sepenuhnya jadi. Beberapa bagian jalan masih berupa tanah. Kondisi ini membuat pedagang memutuskan untuk membiayai sendiri pembangunan jalan di sekitar lapak mereka.

Amat, pedagang tas yang sudah berjualan sejak 1983 mengaku, harus mengeluarkan uang pribadi untuk membantu membangun akses pasar. Ia membeli pasir dengan dana pribadi, sementara pavingnya menggunakan yang sudah ada di pasar.

”Untuk pasir dan tukang, saya keluar uang Rp 1 juta. Kemarin saya bilang mau bantu untuk membeli pasir, tapi pavingnya menggunakan yang sudah ada. Dan diperbolehkan,” bebernya.  (hid/sga/aro)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -