Berhasil Tekan Kemiskinan dan Pengangguran

409
MUSRENBANG : Sekda dr Singgih Setyono MMR memaparkan rencana pembangunan 2019 dalam Musrenbangkab Demak di Pendopo Kabupaten, Selasa (3/4) kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MUSRENBANG : Sekda dr Singgih Setyono MMR memaparkan rencana pembangunan 2019 dalam Musrenbangkab Demak di Pendopo Kabupaten, Selasa (3/4) kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Pemkab Demak tetap fokus pada meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi, menangani penurunan kemiskinan dan pengangguran. Hal ini mengemuka dalam musyawarah perencanaan pembangunan kabupaten (Musrenbangkab) yang berlangsung di Pendopo, Selasa (3/4), kemarin.

Musrenbang untuk tahun anggaran 2019 ini dihadiri langsung oleh Bupati HM Natsir, Wabup Joko Sutanto dan Sekda dr Singgih Setyono, MMR. Tampak pula, Ketua DPRD Demak Nurul Muttaqin, Wakil Ketua Fahrudin Bisri Slamet dan H Muntohar.

Bupati mengungkapkan bahwa pihaknya meminta semua stakeholder memberikan masukan untuk penguatan sektor perekonomian menuju kemandirian pangan dan agar tetap selaras dengan visi misi dan program unggulan. Musrenbang ini sebagai pintu masuk yang dipedomani untuk menyusun kebijakan umum anggaran, prioritas dan plafon anggaran sementara (KUA PPAS) serta rancangan APBD Demak 2019.

“Kita harus bekerja cerdas dalam menjawab tantangan dan memanfaatkan peluang. Dengan demikian, dapat terwujud good governance. Masalah yang kita tangani adalah kemiskinan dan pengangguran. Kita berharap, angka kemiskinan dapat ditekan hingga 10,6 persen serta pengangguran terbuka diturunkan menjadi 5,23 persen,” ujarnya.

Sekda dr Singgih Setyono MMR mengatakan, target capaian 2019 meliputi indikator LPE 6,1 persen, kemiskinan 10,6 persen, TPT 5,23 persen dan TFR 1,8 persen. “Dengan penguatan sektor ekonomi dan kemandirian pangan, maka infrastruktur yang merata dapat mendukung pengembangan ekonomi itu,” katanya.

Menurutnya, peningkatan ruas jalan tetap menjadi perhatian khusus. Misalnya, ruas Jalan Buyaran-Pamongan. Kemudian, Onggorawe-Mranggen, Bulusari-Kalisari, Wonokerto-Tambakbulusan, Bungo-Kedungmutih, dan Sayung-Morosari. Selain itu, pembangunan bendungan Jragung dan Dolog. Lalu, pembangunan jaringan irigasi di Kecamatan Mranggen, Karangawen, Guntur, Karangtengah dan Sayung. Sasaran pembangunan lainnya, yaitu pembangunan kawasan perkotaan di Demak dan Mranggen, pembanguna terminal tipe A di Jogoloyo dan lainnya, termasuk penataan pedagang kaki lima (PKL) dan rehabilitasi destinasi pariwisata. (hib/ida)