MEGAH: Tiga pekerja sedang memasang papan nama Bandara New Ahmad Yani, kemarin. (kanan) Gambar rencana pengembangan Bandara New Ahmad Yani yang kini masih dibangun. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MEGAH: Tiga pekerja sedang memasang papan nama Bandara New Ahmad Yani, kemarin. (kanan) Gambar rencana pengembangan Bandara New Ahmad Yani yang kini masih dibangun. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM – KETUA DPRD Jawa Tengah, Rukma Setyabudi, berharap besar pembangunan Bandara Internasional New Ahmad Yani berimbas besar pada perkembangan daerah. Untuk itu, ia meminta agar pembangunan bisa secepatnya rampung agar bisa segera dimanfaatkan. Karena nantinya Bandara New Ahmad Yani diharapkan bisa mendongkrak perekonomian masyarakat di Jateng.

“Bandara Ahmad Yani sekarang ini kurang representatif bagi penerbangan nasional maupun internasional. Dari sisi kapasitas penumpang, landasan pacu dan segala hal sangat tidak mendukung. Karena itulah dengan pembangunan yang baru ini diharapkan bisa memberi dampak besar bagi Jateng dan Kota Semarang pada khususnya,” harapnya.

Rukma menyebutkan, saat ini terminal lama hanya berkapasitas 800 ribu penumpang per tahun. Namun dari data yang ada, penerbangan domestik maupun nondomestik melayani hingga 4,2 juta penumpang. Tentunya kapasitas bandara sangat tidak tercukupi. “Harus secepatnya diselesaikan, karena memang sudah dibutuhkan. Apalagi Jateng memang belum memiliki bandara yang representatif,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Dikatakan, mobilitas penerbangan di Bandara Ahmad Yani sangat tinggi, harus diimbangi dengan daya tampungnya yang cukup. Dengan pengembangan bandara sekarang ini, semua kekurangan harus tertutupi. Bahkan ditargetkan pada Lebaran nanti, sudah bisa beroperasi secara fungsional. “Harapannya harus bisa dioperasikan sebelum Lebaran. Kami sangat mendukung pengembangan bandara ini,” katanya.

Rukma menegaskan, pembangunan bandara harus bisa meningkatkan perekonomian Jateng. Dengan demikian, semuanya bisa terangkat. Apalagi nantinya bisa menjadi ikon baru di Jateng, dan bisa meningkatkan kunjungan wisata dan investasi ke Jateng. “Harus ada imbas untuk peningkatan ekonomi masyarakat Jateng. Itu yang penting dan harus direalisasikan,” tegasnya. (fth/aro)