Ubahan Ekstrim tapi Cocok Buat Touring

Honda Mega Pro 2004 Bergaya Chopper

1057
FULL CUSTOM : Model berpose di motor Honda Mega Pro tahun 2004 yang dimodif bergaya chopper. (Nurchamim/jawa pos radar semarang)
FULL CUSTOM : Model berpose di motor Honda Mega Pro tahun 2004 yang dimodif bergaya chopper. (Nurchamim/jawa pos radar semarang)
UNIK : Knalpot dobel dengan satu silinder.
UNIK : Knalpot dobel dengan satu silinder.

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Konsep out of the box coba dilakukan oleh Owner Fuctory Brother House of Custom, Catra Bintang. Yakni dengan melakukan modifikasi yang sangat ekstrim untuk Honda Mega Pro tahun 2004. Pria yang akrab disapa Catra ini mengusung modifikasi chopper namun tidak mengesampingkan kenyamanan.

“Konsep awalnya adalah nyaman untuk dikendarai jarak jauh. Namun konsep body nya bergaya chopper,” kata Catra kepada Jawa Pos Radar Semarang. Catra mengungkapkan, untuk mencari titik nyaman ia menggunakan body rolling chassis tracker.

Alhasil motor miliknya itu bisa dibilang chopper kampung karena terkesan memaksakan. Namun melihat hasilnya, motor ini cukup eksentrik, inovatif dan keluar dari pakem yang ada. “Main frame masih menggunakan frame bawaan pabrik, namun tetap ada perubahan berupa penambahan,” ucapnya.

Modifikasi yang ia lakukan sendiri hampir 90 persen custom. Bahkan ubahan frame berganti menjadi rolling chassis. Di setiap sudut chassis diberi shock jenis pita agar lebih enak dilihat alias sebagai pemanis. Motor kesayangannya tersebut dibuat full custom. Tampang standar namun ber basic klasik yang kental. “Untuk bagian ekor menggunakan model pig tale alias buntut babi agar lebih futuristik,” bebernya.

Beralih pada bagian body, Catra mengggunakan tanki bensin Yamaha AS 1. Sementara bagian kemudi menggunakan jenis ubar. Sisi bagian belakang di custom gaya pig tale, bagian spatbor belakang dan depan menggunakan bahan plat dan sengaja di custom dengan gaya jadul. “Bagian windshield pun saya custom. Lampu depan menggunakan bentuk kotak menyesuaikan windshield. Sementara bagian jok mengguanakan model sofa benik. Shock depan pun saya tinggikan agar terkesan jangkung,” jelasnya.

Pada bagian mesin, Catra melakukan ubahan yang cukup signifikan. Jeroan mesin standar ia bongkar dan dilakukan bore up. Rasio perpindahan gigi menjadi 5, dengan tenaga yang dikhususkan untuk track panjang. Sementara bagian block mesin diganti milik motor Tiongkok agar bisa menggunakan knalpot twin kop dengan dua knalpot dan satu seker.

Secara keseluruhan Catra mengaku puas dengan eskperimennya tersebut. Body motor diguyur dengan warna dominan merah dan silver. Sementara bagian rangka menggunakan warna hitam dof agar kesan garang bisa keluar. “Ke depan akan dilakukan finishing berupa penambahan airbrush dengan gambar lidah api,” tuturnya. (den/ric)