Bobol Dua Minimarket Sekaligus

158
BERANTAKAN: Polisi selidiki TKP minimarket di depan Terminal Sunggingan yang dibobol pencuri dini hari kemarin. (TRI WIDODO/JAWA POS RADAR SOLO)
BERANTAKAN: Polisi selidiki TKP minimarket di depan Terminal Sunggingan yang dibobol pencuri dini hari kemarin. (TRI WIDODO/JAWA POS RADAR SOLO)

RADARSEMARANG.COM, BOYOLALI – Minimarket kerap menjadi target kejahatan. Kali ini, pelaku membobol sekaligus dua toko modern pada Sabtu dini hari (31/3). Mereka mengincar barang-barang tertentu dan beraksi menggunakan mobil pribadi.

Target pertama adalah toko modern di Jalan Solo-Semarang, Desa/Kecamatan Banyudono. Beberapa jam kemudian menyusul minimarket di Jalan Solo-Semarang, tepatnya depan Terminal Sunggingan, Boyolali Kota.

Pembobolan tersebut terbongkar ketika polisi berpatroli sekitar pukul 02.00. Petugas yang melihat kerumunan warga di depan minimarket Banyudono segera menghampirinya. Diperoleh keterangan bahwa toko itu baru saja jadi sasaran pencurian.

“Informasi dari warga, pelaku mengendarai mobil Honda Mobilio warna putih dan kabur ke arah barat,” ujar Kasat Reskrim Polres Boyolali AKP Willy Budiyanto mewakili Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi kemarin.

Polisi kemudian melakukan pengejaran dan berhasil menghentikan mobil dengan ciri-ciri yang sama dengan keterangan warga. Setelah digeledah, di dalam bagasi mobil terdapat kardus penuh dengan rokok dan kosmetik diduga hasil pencurian.

Satu tersangka yang mengendarai mobil itu ikut diamankan. Dugaan sementara, sopir tersebut merupakan komplotan pembobol minimarket di Banyudono.“Kami terus mengejar pelaku lainnya. Semoga segera tertangkap,” tandas kasat reskrim.

Di waktu yang hampir bersamaan, polisi mendapatkan laporan pembobolan minimarket di depan Terminal Sunggingan, Boyolali Kota. Dari hasil olah TKP, modus pencurian di dua toko modern itu hampir sama.

Pelaku yang diperkirakan lebih dari satu orang itu masuk dengan cara memanjat dinding bagian belakang minimarket, lalu masuk dengan membuka genting dan menjebol plafon. “Mereka mencuri barang-barang tertentu, yakni rokok, susu, dan kosmetik. Termasuk alat rekaman closed circuit television (CCTV),” ujar Kapolsek Boyolali Kota AKP Setyo Budiono. Apakah pelaku pembobolan satu komplotan? Polisi masih melakukan penyelidikan intensif.

Sementara itu, supervisor minimarket depan terminal Tri Mulyanto mengatakan, jumlah total barang yang hilang sedang dalam pendataan. Begitu pula soal kerugian materi. Tapi, perkiraan sementara mencapai sekitar Rp 40 juta. (wid/wa/bas)