Astagfirullahaladzim, Mati Gantung Diri, Setahun Kemudian Baru Ketemu

21577
Mayat tanpa identitas diduga mati bunuh diri. (TRI WIDODO/RADAR SOLO)
Mayat tanpa identitas diduga mati bunuh diri. (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

BOYOLALI – Warga di Dukuh Karangasem RT 04 RW 09, Desa Kiringan, Kecamatan Boyolali digegerkan penemuan mayat dalam kondisi tinggal tulang belulang, Minggu siang (1/4). Mayat tersebut ditemukan di dalam sebuah rumah kosong milik Wahyuni yang sudah tidak ditempati selama lima tahun. Diduga, mayat tersebut orang yang bunuh diri, setahun yang lalu.

Identitas mayat sulit dikenali. Kepalanya sudah terlepas dari badannya dan menjadi tengkorak. Sebagian dari tubuh mayat yang diduga mati gantung diri itu berubah jadi tanah.

“Diperkirakan meninggal sudah satu tahun yang lalu,” kata Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Willy Budiyanto mewakili Kapolres, AKBP Aries Andhi.

Willy menambahkan, mayat tersebut ditemukan Sarono, 30, dan Dwi Kusmawan, 20, warga Gatak Kebontimun, Desa Kiringan, Kecamatan Boyolali Kota yang hendak mencari rumput di sekitar rumah kosong tersebut.

Saat mengambil rumput, keduanya mencium bau busuk dari dalam rumah kosong itu. Penasaran, keduanya memberanikan diri untuk mengintip dari jendela.

“Saksi satu dan dua melihat ada sesosok tubuh seperti manusia yang sebagian menjadi tanah dan kepalanya lepas dan sudah menjadi tengkorak,” beber Willy.

(rs/wid/fer/JPR)