WISATA : Selain untuk bantuan langsung kepada masyarakat, Pemda Batang berharap CSR juga bisa membantu infrastruktur untuk pengembangan wisata di Batang. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
WISATA : Selain untuk bantuan langsung kepada masyarakat, Pemda Batang berharap CSR juga bisa membantu infrastruktur untuk pengembangan wisata di Batang. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, BATANG– Pemerintah Kabupaten Batang berharap ada sinergi antar perusahaan dengan program visi misi Pemkab Batang yang sudah diterapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2017 – 2022. Yang mana, dalam penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) bisa sejalan dengan program pemerintah.

Bupati Batang Wihaji mengatakan, dulu memang ada forum CSR, namun Surat Keputusan (SK) sudah berakhir pada Januari 2017 kemarin. Untuk itu, dirinya akan mengeluarkan lagi SK Forum CSR, sehingga dapat kembali dikoordinasikan. Sehingga perusahaan selain mematuhi amanat Undang-Undang terkait kewajiban CSR, juga bisa sejalan dalam melanjutkan visi misi Pemkab Batang di era pemerintahan Wihaji.

“Kita selaku pemkab berusaha bagaimana melayani para pengusaha yang ada, dan harapanya para pengusaha dapat jalan dan produktif,” ucap Bupati.

“Nanti akan saya keluarkan Surat Keputusan Bupati tentang forum CSR yang termasuk strukturnya libatkan semua perusahaan yang ada di Kabupaten Batang untuk komitmen bersama membangun Kabupaten Batang,” tandas wihaji.

Branch Corporate Communication Alfamart Semarang, Eko Mujianto, salah satu perwakilan investor mengungkapkan, sudah sejak lama diminta membantu program bupati melalui dana CSR.

“Kalau kami setuju-setuju saja dan CSR bisa untuk perbaikan fasilitas dearah, pengembang wisata bahkan bisa untuk pemberdayaan masyarakat,” ucap Eko.

Bahkan dulu, sempat terlontar untuk memperbaiki salah satu Mushala di lokasi pariwisata di Batang agar lebih nyaman dan layak untuk ibadah bagi pengunjung. selain itu juga pernah dimita untuk membantu tenda, walaupun diperolehkan dalam branding.

“Intinya kami sangat setuju dengan program ini, karena tujuan CSR memang untuk pemberdayaan masyarakat, serta membangun daerah. Jika digunakan untuk hal yang lebih bermanfaat dan masiv, tentu kami sangat setuju sekali,” tandasnya. (han/zal)