Tuntut Pesangon Tak Dicicil Pekerja

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Puluhan pekerja PT Sri Ratu (SR) Semarang yang di PHK, menggelar aksi unjuk rasa di depan tempatnya bekerja di Jalan Pemuda, Kamis (29/3). Mereka menuntut kepada perusahaan supaya memberikan pesangon sesuai haknya, dan tidak diangsur alias dicicil.
Mereka juga membentangkan berbagai spanduk bertuliskan “Tenagaku Diperas!
Pesangonku Dirampas!”, “Tolong Pikirkan Nasip Kami”, “Hai Pak Baleke Duwitku”, “Pesangonku Ojo Diangel Angel Yooo”, “Berani PHK Berarti Berani Kasih Pesangon”.
Koordinator aksi Heru Budi Utoyo, mengatakan, para pekerja Sri Ratu di PHK sejak Desember 2017. Pekerja menilai perusahaan tidak punya itikad baik untuk memenuhi kewajibannya sesuai UU Nomor 13 Tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan.
“Ini merupakan (aksi) yang ke empat kalinya sejak di PHK. Mereka menuntut pesangon sesuai dengan UU yang ada dan tidak dicicil,” ungkap Ketua DPD Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) Kota Semarang.
“Sebenarnya putusan MA memutuskan perusahaan atau pengusaha untuk membayar pesangonya. Tapi sampai sekarang juga tidak diberikan,” bebernya.
Menurutnya, para pekerja yang di PHK tidak semuanya mereka tergabung dalam KSPN. Selain itu juga ada sebagian yang telah menerima pesangon dengan cara diangsur. Sedangkan mereka yang di PHK bekerja kisaran 18 tahun hinga 30 tahunan.
“Yang menolak diangsur ini ada sekitar 75 orang. Kebanyakan masa kerja mereka di atas 20 tahun sampai 30 tahun. Kalau aturan yang kita tuntut sesuai aturan dua kali ya paling nggak satu orang mendapat Rp 60 juta,” katanya. (mha/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -