EVAKUASI: Kecelakaan terjadi di Jalur Pantura Kendal Desa Karangsuno, Kecamatan Cepiring, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
EVAKUASI: Kecelakaan terjadi di Jalur Pantura Kendal Desa Karangsuno, Kecamatan Cepiring, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Kecelakaan yang melibatkan mini bus dan truk terjadi di Kendal, tepat di Jalan Soekarno-Hatta di Desa Karangsuno, Kecamatan Cepiring. Akibatnya, 15 penumpang mengalami luka-luka dan dilarikan ke RS Baitul Hikmah.

Dari saksi mata menyebutkan kecelakaan terjadi sekitar Pukul 13.00. Saat itu bus yang dikemudian Maslurun, 53 warga Bumiayu, Kecamatan Weleri melaju dari arah timur menuju Weleri. “Kondisi penumpang penuh, karena selain penumpang umum banyak juga penumpang siswa yang pulang sekolah,” kata Ari Ramadani, warga setempat, kemarin (29/3).

Setibanya di lokasi kejadian, bus jurusan Mangkang-Weleri dengan nomor polisi H 1596 BD itu berhenti untuk menurunkan salah satu penumpang. “Ada ibu-ibu turun, setelah itu bus mau jalan lagi. Baru baru dua meter bus melaju, dari belakang truk menabrak,” tuturnya.

Truk yang dimaksud adalah truk pengangkut ikan teri yang dikemudikan oleh Agus Hariyanto, 37, warga Lampung. Akibat tabrakan tersebut ia mengalami luka parah. Sementara truknya bernopol B 9368 TPA mengalami ringsek bagian depan kabin.

Sedangkan bus kehilangan kendali sehingga mengalami oleng ke kiri. Tak hanya oleng bus berikut sopir, kernet dan penumpanganya jatuh ke saluran irigasi. “Akibatnya semua penumpang mengalami luka-luka,” tuturnya.

Usai tabrakan, sopir, kernet dan penumpang bus yang masih sadar menyelamatkan diri keluar dari bus. Dibantu warga, para penumpang keluar bus satu-persatu. “Warga kemudian membantu menurunkan barang bawaan penumpang,” tandasnya.

Sementara sopir bus, Maslurun mengaku tidak mengetahui jika dibelakangnya ada truk yang melaju kencang. “Saya berhenti sudah menepi, saat mau jalan bus disundul dari belakang dan langsung jatuh ke sungai,” katanya.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga meminta keterangan dari sejumlah saksi mata dan para korban yang selamat. Sementara sopir truk belum bisa dimintai keterangan karena kondisi parah dan tak sadarkan diri. (bud/bas)