33 C
Semarang
Selasa, 4 Agustus 2020

Kendal Ajukan Tambahan 1.103 PNS

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Pemkab Kendal belum mendapatkan kepastian berapa formasi yang dibuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini. Meski begitu, Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kendal telah mengajukan permohonan penambahan PNS sebanyak 1.103 posisi ke Kementerian Pedayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).
Menurut kepala BKPP Kendal, Agus Dwi Lestari mengatakan formasi nantinya akan diprioritaskan dalam bidang Kesehatan, Pendidikan dan Infrastruktur. Hal itu sesuai dengan visi dan misi bupati dalam mempercepat pembangunan di Kendal.
Agus mengatakan pengajuan itu telah dilakukan dua kali yakni pada bulan Desember 2017 dan bulan Februari 2018 kemarin. Menurutnya idealnya kabupaten Kendal memiliki pegawai sebanyak 15962. “Saat ini jumlah PNS kendal sebanyak 8.800, dan tahun ini saja ada sekitar 396 pegawai yang akan pensiun,” kata Agus, kemarin (29/3).
Sedangkan untuk menutupi kekurangan pegawai itu, Pihak pemkab melakukan perekrutan tenaga penunjang kegiatan (TPK). “Soalnya pegawai honorer tidak diperkenankan. Sesuai Peraturan Presiden (Pepres) Nomor 54 Tahun 2010 saat ini yang diperkenankan hanya melakukan perekrutan TPK,” jelasnya.
Di Kendal saat ini mengalami kekurangan sebanyak 5.586 orang.  Padahal berdasarkan Analisis Jabatan (Anjab) dan Beban Kerja (ABK) idelanya PNS dikendal adalah sebanyak 14.762 orang. Sementara di Kendal saat ini jumlah PNS ada sebanyak 8.876 orang. “Sehingga masih ada kekurangan 5.586 orang,” tandasnya.
Kekurangan dipicu lantaran adanya moratorium oleh pemerintah pusat sampai 2021. Padahal setiap tahun jumlah ASN atau pegawai negeri sipil (PNS) di Kendal mengalami kekurangan. Yakni sejak 2011 rata-rata PNS yang pensiun setiap tahun ada sebanyak 300-400 orang.
“Tahun (2018, Red) ini saja, dalam data kami ada ASN/PNS yang akan pensiun ada 342 orang. Kalau tidak ada penerimaan CPNS, akan semakin berkurang. Hal itu tentu saja sangat berpengaruh pada kinerja di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) terutama yang pelayanan masyarakat,” tambahnya. (bud/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Semangati Kaum Difabel Tetap Kuat dan Percaya Diri

Klub motor biasanya bergantung merek dan jenis motor yang dikendarai. Beda dengan klub IM3Boys, yang merupakan kepanjangan dari Ikatan Motor Roda Tiga Boyolali-Salatiga. Anggotanya...

Lagi, Semarang Raih Penghargaan IRSA

SEMARANG-  Menjelang akhir tahun, Pemerintah Kota Semarang kembali memperoleh apresiasi dari pemerintah Pusat, yakni Indonesia Road Safety Award (IRSA). Penghargaan diberikan secara langsung oleh...

Minta Tunjangan Kesejahteraan Disamakan

DEMAK-Para anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mendesak Pemkab Demak agar memberikan tunjangan yang memadai dalam meningkatkan kinerjanya sebagai patner pemerintahan desa. Sebab, posisi BPD...

Melorot Karena Sewot

Saham Tesla tiba-tiba jatuh lima persen. Dalam satu hari. Kemarin. Aneh. Nilai kejatuhan itu mencapai sekitar Rp 7 triliun. Tidak ada yang tahu kenapa boss...

DJ Jack Pimpin PDJI Jateng

SEMARANG-Organisasi Persatuan Disck Jokey Indonesia (PDJI) Pengurus Daerah (Pengda) Jawa Tengah resmi terbentuk dengan dipimpin Disc Jokey (DJ) Jack. Pria yang tinggal di Semarang...

Sub Terminal Mangkrak, Ambarawa Macet

UNGARAN–Mengkraknya Sub Terminal Ambarawa yang berada persis di depan Pasar Projo menjadi biang kemacetan lalulintas di kawasan tersebut. Pasalnya, angkutan umum yang seharusnya parkir...